Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
3 Apr 2013

Preston North End, Klub Tertua Sekaligus Pendiri Liga Inggris

0 komentar
 

Preston North End adalah salah satu klub tertua di tanah Inggris yang lahir di tahun 1863, awalnya memang tidak difokuskan ke sepakbola karena tahun-tahun itu hanya kriket yang mempunyai organisasi yang rapi.

Pada tahun itu pula timbul perpecahan diantara pengurus klub yang menginginkan klub pindah ke Moor Park, North End. Presiden pertama North End adalah George Howarth. Klub ini pernah hampir bangkrut dalam dua minggu pertama berdiri. Sambil memilih-milih cabang olahraga yang pas karena perpecahannya dengan orang-orang kriket, beberapa pentolan klub berfikir untuk bermain sepakbola, tapi usulan itu belum direalisasikan langsung.

North End masih memainkan rugby sebelum sepakbola, tetapi ya lagi-lagi North End merasa gagal bersaing di pentas rugby karena sebagai klub baru, mereka dinilai angat kalah bersaing dengan klub mapan lainnya di tanah Inggris. Akhirnya tahun 1878, Preston Noth End mengumumkan untuk menjadi bagian dari sepakbola Inggris dan memainkan pertandingan pertamanya di akhir tahun 1878 melawan Eagley di lapangan baru mereka di Deepdale dan hasilnya mereka kalah 1-0.

Susuan pemain pertama Preston North End : W Sudell, W Turner, J Sefton, T Charnley, T Wadeson, J Wadeson, C Miller, T Parkinson, JF Dodgson, R Green dan HS Carmel (Cpt).
 
Bulan Maret 1881 North End mengalami kekalahan lumayan besar dari Blackburn Rovers 0-10. Tahun 1888 Preston North End menjadi klub yang juga mendirikan The Football League yang kita kenal dengan Liga Inggris.

Musim 1888-1889 Preston mengalami musim yang sangat hebat di tahun perdananya Liga Inggris. Preston North End adalah klub yang pertama kali juara Liga Inggris dan tanpa kekalahan pula. Sama seperti Arsenal yang pernah juara liga tanpa terkalahkan tahun 2004, walaupun Arsenal 38 pertandingan dan Preston North End hanya 22 pertandingan tapi tetep aja tidak terkalahkan. Dimusim berikutnya North End meraih gelar juara Piala FA dan musim berikutnya 1890 North End kembali meraih gelar juara Liga Inggris, sebuah harapan besar klub ini akan menjadi klub besar nantinya.

Tahun 1922 mereka berhasil mencapai Final Piala FA menantang Huddersfield Town, tapi mereka gagal membawa pulang Piala FA dengan mengalami kekalahan yang tipis 0-1. Periode buruk North End seakan-akan dimulai dari kepergian pemain favorit fans North End bernama Alex James ke Arsenal. Setelah kepergian Alex James North End degradasi sampai ke Divisi III, pencapaian yang buruk sebetulnya.

Di era ini North End dikenal sebagai klub yo-yo alias klub yang naik turun divisi, tapi untuk mencapai kasta tertinggi kembali, North End selalu kesulitan. North End mencapai kembali Final Piala FA, di Final 1937, North End belum jodoh lagi dengan yang namanya juara, ‘Pasukan Deepdale’ kalah 1-0 dari Sunderland. Baru tahun 1938, North End kembali merasakan gelar juara FA lagi kali ini pembalasan tahun 1922 kali ini North End yang tertawa dari Huddersfield.

Preston North End mempunyai ‘bendera’ klub dalam diri Sir Thomas Finney atau Tom Finney. Finney lah yang membawa kebahagiaan di Deepdale, seorang pemain yang lahir dari Preston dan sepanjang hidupnya hanya mengabdi pada satu klub yaitu Preston North End, klub kampung halamannya. Rekor penampilan dan gol Finney di preston adalah 433 kali tampil dan 187 gol. Finney juga pernah memperkuat Timnas Inggris medio tahun 1946-1958 degan caps 76 dan 30 gol bagi Inggris. Kesetian Finney terhadap Preston North End diabadikan dengan patung Sir Thomas Finney yang dipajang di depan Footbal National Museum di kota Preston. Tahun 2007, David Nugent menjadi pemain kedua Preston North End yang dipanggil timnas Inggris saat melawan Andorra.
Sir Thomas Finney

Sejak Premier League diluncurkan, North End masih saja bermain-main di level bawah. Tahun 1996 sempat memberikan harapan akan datangnya kejayaan North End kembali, Stadion tua Deepdale dibangun kmbali dengan menambah tribun timur dengan kapasitas 1.000 seat. Dibangun pula pusat konfrensi dan restoran disekitara Deepdale bernama The Sir Tom Finney.

Preston belum kembali lagi ke Divisi tertinggi di tanah Inggris, mereka hanya mampu ‘hampir’ masuk ke Premiership tahun 2006, tapi tewas di babak playoff promosi di Cardiff. Saat ini North End masih berkutat di Divisi II Liga Inggris. Orang-orang masih mengharapkan North End mampu seperti era 1888 saat mereka berjaya di Liga Inggris, dan yang utama adalah mampu mengalahkan Blackpool yang pernah merasakan Premier League, oiya lupa Balckpool adalah tetangga North End yang sudah pasti jadi rival Preston.
Sejarah hebat Preston North End mnjadikan klub ini dikena sebagai pendiri dan klub tertua di Inggris bersama Notts County, kita lihat saja apakah tahun-tahun kedepan Preston North End mampu memberikan kebahagian kembali di Deedale, Stadion yang tertua setia bersama Preston sejak mereka menjadi klub sepakbola.

Prestasi Preston North End FC
Pendiri English Football League 1888
Juara Liga Inggris 1889, 1890
Juara Piala FA 1889, 1938
Juara War Cup 1941
Finalis Piala FA 1888, 1922, 1937, 1954, 1964
Juara Lancashire Cup 1887, 1893, 1895, 1900, 1996
Runner-up Division One 1891, 1892, 1893, 1906, 1953, 1958
Juara Divisi II Liga Inggris 1904, 1913, 1951, 2000
Juara Divisi III Liga Inggris1971, 1996


sumber
Readmore...
19 Feb 2013

11 Pemain "Dream Team" Pilihan Rio Ferdinand

0 komentar
 
Bek veteran Manchester United, Rio Ferdinand, berkesempatan memilih 11 pemain yang pantas masuk tim fantasinya pada program acara One2Eleven di Sky Sports. Siapa saja pemain yang dipilih Ferdinand?

1. Edwin van der Sar (kiper)
Edwin Van Der Sar  di Jakarta
"Saya bermain dengan sejumlah kiper terbaik. David Seaman kiper fantastis. Nigel Martyn kiper bagus, tapi saya harus memilih Edwin van der Sar. Dia tenang ketika dalam tekanan, dia tidak pernah naik. Saya pikir itu hal penting jika bermain. Dia tidak banyak bicara di ruang ganti. Dia menyatakan keinginannya hanya dengan berbicara, tidak pernah berteriak."

2. Gary Neville (bek kanan)"Pemain muda saat ini seharusnya melihat bagaimana dia bermain. Bukan hanya dalam hal bertahan, tapi bagaimana melakukan overlap dan menyerang."

3. Ashley Cole (bek kiri)"Saya harus lempar koin antara Patrice Evra dan Ashley Cole. Evra bermain hebat, dia bagus saat menyerang dan gemar menyerang. Cole sama. Dia bek yang bagus saat posisi satu lawan satu.
Saya ingat di Piala Dunia (1998) kami melawan Ariel Ortega dari Argentina dan dia sangat tajam. Tapi, dia tidak pernah bisa lolos dari Cole. Evra tidak akan senang dengan pilihan saya, tapi tim saya tidak bisa semuanya pemain MU."

4. Sol Campbell (bek tengah)
Sol Campbell berduel dengan Carlos Tevez
"Slaven Bilic pemain hebat. Saya belajar banyak dari dia ketika di West Ham United. Tapi, mungkin duet terbaik saya di timnas Inggris adalah Sol Campbell. Dengan pemain tertentu, Anda tidak harus susah-susah latihan. Itu yang saya suka dari Campbell. Di masa jayanya, Anda tidak akan bisa melewati Campbell."

5. Nemanja Vidic (bek tengah)"Saat di Leeds United, Dominic Matteo pemain brilian meski sering diremehkan. John Terry pemain hebat lainnya. Tapi, saya harus memilih Vidic. Dia mungkin duet terhebat saya. Kami sepertinya tahu apa yang akan terjadi."

6. Cristiano Ronaldo (sayap kanan)
Cristiano Ronaldo
"David Beckham adalah pengumpan terbaik yang pernah bermain dengan saya. Kakinya seperti punya radar.
Tapi, saya harus pilih Ronaldo. Dia jelas dilahirkan dengan banyak talenta. Dia berlatih dengan keras. Datang pertama ke latihan, dan pulang terakhir. Jika Anda ingin membangun prototipe pemain sepakbola, pasti tidak akan jauh dari dia. Dia hanya sedikit tampan."

7. Ryan Giggs (sayap kiri)"Sejujurnya, hanya ada satu pemain, Ryan Giggs. Dia fenomenal. Dia pemain sayap kiri yang memiliki kecepatan, teknik, dan penguasaan bola luar biasa. Dia berkembang menjadi pemain yang sangat berbeda dari pemain sayap kiri lainnya."

8. Paul Scholes (gelandang tengah)"Ini posisi yang paling sulit dipilih. Saya harus meninggalkan Steven Gerrard dan Frank Lampard. Paul Scholes adalah pesepakbola favorit saya. Melihat dia bermain sangat indah."

9. Roy Keane (gelandang tengah)
Aksi Roy Keane di Turin
"Saya tidak bisa meninggalkan dia. Saya ingat saat latihan pertama bersama MU. Saya mendapat bola dari kiper dan mengumpan ke Gary Neville di kanan. Keane sangat marah dan mengatakan: 'Kamu mengumpan ke samping. Itu umpan yang sangat mudah. Kamu bukan di Leeds atau West Ham lagi.' Bersama dia, Anda harus berusaha melakukan sesuatu yang berbeda."

10. Wayne Rooney (striker)"Rooney akan marah jika tidak masuk tim saya. Dia bisa melakukan segalanya. Dia bisa bermain di antara dua striker, atau striker nomor 10, dan nomor 9. Dia punya pemahaman pertandingan yang luar biasa."

11. Ruud van Nistelrooy (striker)
Ruud van Nistelrooy
"Robbie Fowler dan Michael Owen pencetak gol yang brilian. Tapi, saya harus memilih Van Nistelrooy. Dia finisher yang luar biasa. Ketika mendapat bola, dia langsung menendangnya ke gawang, menggunakan samping kaki atau tendangan voli. Jika kami menang 1-0 dan dia tidak mencetak gol, dia tidak senang."


sumber
Readmore...
17 Jan 2013

Ketika Kesialan Menghampiri Pemain di Lapangan Hijau

0 komentar
 
 
Jonathan Walters - Pemain Stoke City

Ketidakberuntungan kadang muncul dalam dunia sepakbola. Striker Stoke City, Jonathan Walters, membuka lembaran baru pemain yang memiliki kesialan dalam sebuah pertandingan.

Sabtu 12 Januari 2013, mungkin menjadi hari yang tidak akan pernah dilupakan Walters. Striker timnas Republik Irlandia itu mengalami apa yang tidak pernah diinginkan pesepakbola sebelumnya ketika Stoke dikalahkan Chelsea 4-0 di Britannia Stadium.

Walters mencetak dua gol pembuka di pertandingan tersebut melalui sundulan, namun bukan ke gawang Chelsea, melainkan gawang Stoke. Gol bunuh diri pertama Walters tercipta sebelum jeda, ketika bermaksud mengantisipasi umpan silang César Azpilicueta.

Pada menit ke-62, Walters lagi-lagi membobol gawang Stoke yang dikawal kiper Asmir Begovic. Kali ini, striker 29 tahun tersebut berusaha membuang umpan sepak pojok yang dilepaskan Juan Mata.

Hal tersebut membuat Walters menjadi pemain keempat di Premier League yang melakukan dua gol bunuh diri dalam satu pertandingan. Tiga pemain lainnya adalah Garry Breen (Coventry) pada 1997, bek Liverpool Jamie Carragher pada 1999, dan Michael Proctor (Sunderland) pada 2003. 

Jonathan Walters rayakan gol

Namun, Walters bisa dibilang lebih sial dibanding tiga pemain lainnya. Pasalnya, striker berkepala pelontos itu gagal mengeksekusi penalti menit ke-90. Dua gol bunuh diri dan gagal penalti, menjadikan Walters pesepakbola tersial di Premier League.

Kesialan


Walters bukanlah pemain pertama yang mengalami kesialan di pertandingan. Berikut ini adalah daftar sejumlah pemain yang mengalami kesialan dalam sepakbola :

Martin Palermo / Argentina v Kolombia / Copa America 1999
Martin Palermo

Striker timnas Argentina itu tercatat dalam Guinness Book of World Records sebagai pemain dengan kegagalan penalti terbanyak dalam satu pertandingan internasional. Di laga melawan Kolombia, mantan bomber Boca Juniors itu tiga kali gagal mengeksekusi penalti. Penalti pertama Palermo menghajar mistar gawang. Kedua melambung jauh, dan ketiga berhasil digagalkan kiper Kolombia, Miguel Calero. Argentina akhirnya kalah 0-3 pada pertandingan Grup C tersebut.

Chris Nicholl / Aston Villa vs Leicester City / Divisi Satu Inggris 1976


Sangat jarang ada bek yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan. Mantan bek Aston Villa, Chris Nicholl, mampu melakukannya pada 1976. Namun, dua gol di antaranya justru bersarang ke gawang Villa. Beruntung pertandingan berakhir imbang 2-2. Nicholl hingga kini masih tercatat sebagai pemain Villa yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan.

Stan van den Buys / Germinal Ekeren v Anderlecht / Liga Belgia 1995












Bek asal Belgia itu mencetak hattrick saat Anderlecht mengalahkan Germinal Ekeren 3-2. Sayangnya, Van den Buys yang saat itu bermain untuk Germinal Ekeren menjadi satu-satunya pemain yang melakukan tiga gol bunuh diri dalam satu pertandingan.

Jamie Carragher / Liverpool v Manchester United / Premier League 1999-2000

Jamie Carragher

Musim itu menjadi salah satu yang terburuk bagi Carragher bersama Liverpool. Ketika menjamu MU di Anfield pada 11 September 1999, mantan bek timnas Inggris itu melakukan dua gol bunuh diri pada menit 4 dan 44. Liverpool akhirnya kalah 2-3 dari rival terbesarnya tersebut.

Debut Terburuk

Jonathan Woodgate / Real Madrid v Atheltic Bilbao / La Liga 22 September 2005




Kepindahan Woodgate dari Newcastle United ke Real Madrid pada 2004 sempat menuai kritikan. Terbukti, bek asal Inggris itu harus absen sepanjang musim pertamanya bersama Los Blancos. Debut Woodgate pada 22 September 2005 menjadi sebuah petaka. Bek Middlesbrouh itu mencetak gol bunuh diri dan mendapat kartu merah.

Akhir Tragis

Andres Escobar / Kolombia v Amerika Serikat / Piala Dunia 1994

Andres Escobar

Karir mantan bek timnas Kolombia, Andres Escobar, mungkin paling tragis dalam dunia sepakbola. Semuanya bermula ketika mantan pemain Atlético Nacional ini melakukan gol bunuh diri pada laga kedua Grup A Piala Dunia 1994 melawan Amerika Serikat, 22 Juni 1994. Berusaha mengantisipasi sepak pojok John Harkes, Escobar justru melakukan gol bunuh diri.

Pada 2 Juli 1994, Escobar tewas setelah ditembak enam kali oleh fans timnas Kolombia. Peristiwa itu terjadi di parkiran bar El Indio, Medellin, Kolombia. Sebelum ditembak, Escobar berdebat dengan tiga fans, dua di antaranya kemudian mengeluarkan senapan kaliber 38 dan menembak Escobar.


sumber
Readmore...
2 Jan 2013

Hebat!! Bagi Barca, Fair Play Lebih Penting Daripada Trofi

0 komentar
 
Bagi Barca, Fair Play Lebih Penting Daripada Trofi

Bagi Presiden Barcelona, Sandro Rosell, fair play lebih penting daripada trofi. Konsep ini juga yang akan menjadi cetak biru pengembangan Blaugrana ke depan. Bagi Barca, bermain fair play lebih penting daripada menang dengan segala cara.

Barcelona sudah mengoleksi 3 trofi La Liga dan 2 trofi Liga Champions dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Di mata Rosell, raihan trofi ini adalah buah dari investasi di akademi La Masia yang juga menanamkan moral bertanding kepada para pemain.

"Saya sangat senang dengan investasi di La Masia," ucap Rosell dalam wawancara eksklusifnya dengan Goal.com. "Kebahagiaan saya bertambah ketika melihat pemain starter semuanya berasal dari binaan akademi kami sendiri."

"Fokus kami selain teknik dan taktik adalah kami ingin para pemain untuk menjadi manusia yang bisa dihormati karena kepribadiannya. Tidak ada kompromi kepada pemain yang tidak bisa memahami hal ini. Ini menunjukkan jika kemenangan dalam sepakbola bukanlah prioritas kami," Rosell menegaskan.

"Semua pemain harus bersatu dan bekerja keras. Bagi klub kami, memenangkan trofi tidak sepenting fair play, karena pemain kami adalah panutan bagi banyak anak-anak di seluruh dunia," ujar Rosell.

Pada kesempatan yang sama, Rosell menegaskan jika Barcelona tidak mengambil bagian dalam perjuangan kemerdekaan Catalan. Baginya politik harus dipisahkan dari sepakbola. "Sebagai klub, kami menjauhkan diri dari politik," pungkas Rosell.

sumber
Readmore...

CR7 dan Messi Akan Jadi Satu Tim Untuk FIFA

0 komentar
 
Messi dan Ronaldo Menjadi Satu Tim Untuk FIFA

FIFA telah berhasil mengumpulkan 11 pemain hebat untuk aksi sosial mereka, FIFA XI for Health. Seperti namanya, FIFA membentuk satu tim yang terdiri dari 11 pemain untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan.

Tujuan aksi sosial ini adalah untuk membangkitkan kesadaran anak-anak terhadap bahaya narkoba, HIV AIDS, malaria dan obesitas. Program ini sudah digelar sejak 2009 di Afrika dan kini diproyeksikan untuk membantu anak-anak dari sembilan negara di dunia.

Nama-nama besar seperti Gianluigi Buffon, Didier Drogba, Carles Puyol dan Michael Essien sudah dipastikan setuju untuk membantu. Namun yang menjadi perhatian adalah keberhasilan FIFA untuk menyandingkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam tim ini.

FIFA XI for Health memang tidak akan bermain sepakbola secara langsung. Mereka mendapat tugas untuk menjadi 'model' dalam sebuah video berdurasi 90 menit. Masing-masing pemain akan memberi penjelasan singkat tentang pentingnya kesehatan dan hubungan tubuh sehat dengan skill sepakbola tertentu.

Seperti halnya pertandingan sepakbola, video itu nantinya juga akan terbagi dalam dua babak. Pada babak pertama, para pemain menunjukkan kehebatan mereka dalam mengolah bola. Pada babak kedua, para pemain memberikan tips dan trik untuk hidup lebih sehat.

'Bersatunya' Ronaldo dan Messi ini membuktikan kata-kata keduanya bahwa mereka tak bermasalah secara personal meski terus bersaing di semua level. Terlebih lagi, tim ini dibentuk untuk tujuan sosial.

sumber
Readmore...

Santiago Bernabeu, Akan Jadi Stadion Ketiga Terbesar Didunia

0 komentar
 
Bernabeu Akan Jadi Stadion Terbesar Ketiga Dunia
Jika Real Madrid mampu mewujudkan misi ambisius untuk memperluas Santiago Bernabeu, mereka akan punya stadion yang jauh lebih besar. Rencananya, pembangunan Bernabeu akan menjadikan stadion angker itu menjadi venue berkapasitas 93 ribu penonton.

Angka itu hanya kalah dari Azteca Stadium (105 ribu penonton) dan Camp Nou (98.772 penonton). Bernabeu akan mengalahkan stadion-stadion besar seperti San Siro (87.500), Olimpico Roma(85.000), Soccer City Stadium (84.490) Stade de France (81.000) dan Signal Iduna Park (80.552).

Bukan hanya kapasitas yang bertambah, Stadion Bernabeu nantinya juga akan punya atap yang bisa dibuka-tutup dan panel elektronik canggih. Selain itu, tribun VIP juga akan dibuat lebih mewah dan nyaman.

Madrid juga merencanakan untuk membangun beberapa tolo di area stadion untuk menambah penghasilan klub.

Dana yang diperlukan untuk melakukan pembangunan ini diperkirakan mencapai sekitar 250 juta euro. Investasi itu diperkirakan akan impas dalam waktu lima tahun.

sumber
Readmore...
31 Des 2012

Rahasia Khasiat Plester Kinesio di Punggung Balotelli

0 komentar
 


Pada Piala Eropa 2012, penyerang Italia Mario Balotelli membuka bajunya ketika merayakan gol keduanya ketika melawan Jerman pada babak semifinal. Saat itu, terlihat tiga buah plester berwarna biru menempel di bagian belakang tubuhnya. Lalu, apakah benda yang sering dipakai para atlet olahraga itu?

Benda bernama plester Kinesio itu dibuat oleh Dr. Kenzo Kase. Menurutnya, plester buatannya membantu menahan rasa sakit yang dialami. Sebenarnya, penggunaan plester ini sudah ada sejak tahun 1970-an.

Walaupun penggunaan perban biasa mendukung kesembuhan otot dan sendi, tetapi hal itu membatasi pergerakan dan menghambat proses penyembuhan karena menekan aliran cairan di bawah kulit. Sedangkan plester Kinesio sangat berbeda karena ia tidak menekan kulit sehingga aliran getah bening lancar dan karena itu rasa sakit jadi berkurang.

Namun demikian, Dr. Kase mengakui bahwa masih sedikit penelitian yang membuktikan hal itu. Dr. Kase mengatakan banyak orang telah menggunakan plester ini lebih dari 30 tahun lalu. Namun, ia menyadari bahwa hanya penelitian ilmiah yang dapat membungkam kritik dari orang lain terhadap plester itu.

John Brewer, profesor olahraga di Universitas Bedfordshire, mengatakan, “Secara personal saya mengatakan bahwa penggunaan plester itu hanya sugesti. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa plester tersebut mencegah cedera atau memperbaiki performa.”

Dr. Newton, fisioterapis di Lilleshall, salah satu pusat olahraga nasional UK, juga ragu. “Saya tidak melihat bagaimana plester itu dapat menyembuhkan cedera. Namun, pengaruh dari efek sugesti sangatlah hebat, dan jangan pernah diremehkan,” ujarnya.

Ia memprediksi pada Olimpiade nanti akan banyak atlet yang menggunakan plester itu. “Ini akan menjadi ajang pamer plester berwarna-warni.”

Dr. Kase juga berharap hal yang sama. Ia berkata, “Di Olimpiade adalah atlet-atlet hebat. Mereka sangat sensitif, dan karena itu selalu khawatir. Plester saya akan memberikan kenyamanan kepada mereka. Ini bukan obat doping.”


sumber
Readmore...
21 Des 2012

Cara Membuat Pola Indah Pada Lapangan Sepakbola

0 komentar
 
Kenapa lapangan sepakbola bisa memiliki pola yang indah ?

Pola yang terdapat pada lapangan sepakbola sebenarnya hanyalah refleksi cahaya dari rumput lapangan. Bukan karena perbedaan tinggi rumput, bukan karena cat, atau bukan karpet yang dipakai.

Inilah rahasianya :

Pola yang terdapat pada lapangan sepakbola sebenarnya hanyalah refleksi cahaya dari rumput lapangan. Bukan karena perbedaan tinggi rumput, bukan karena cat, atau bukan karpet yang dipakai.
Arah dari potongan pisau memnetukan gelap dan terang garis/pola yang diciptakan

Disaat alat pemotong rumput bergerak menjauh kita, maka rumput akan merefleksikan cahay lebih terang, sedang sebaliknya bila alat pemotong rumput mendekati arah kita, maka rumput akan merfleksikan cahaya lebih gelap (permukaan reflektif lebih kecil) dan terdapat bayangan dibawah rumput menjadikannya terlihat lebih gelap.



Jadi memotong rumput (dengan alat pemotong rumput) secara berlawanan (atas-bawah, kiri-kanan, utara-selatan, dll) akan membuat warna yang paling kontras, seperti contoh dibawah ini.

"kedua gambar diatas memperlihatkan lapangan dari sudut pandang berbeda, refleksi cahaya pun berbeda, sehingga pola lapangan terlihat berbeda pula."

Cara untuk mengintensifkan garis adalah dengan semakin menekan rumput kebawah (arah tanah) sehingga refleksinya maksimal. Memotong Rumput lebih pendek akan mengurangi refleski cahaya sehingga pola yang terbentuk tidak se-kontras rumput yang dipotong lebih tinggi.

Imtensitas cahaya/intensitas refleksi juga menetukan tingkat kontras pola lapangan yang terbentuk. Selain itu ada beberapa jenis rumput yang memang dengan mudah dibentuk pulanya. Rumput pada musim panas biasanyalebih sulit dibentuk karena kekakuannya.


sumber
Readmore...

A-Z Drama Barca vs Madrid (El Clasico)

0 komentar
 
Panggung La Liga tak lama lagi akan disuguhkan duel yang paling dinanti, El Clásico jilid 250 antara Barcelona dan Real Madrid, pada Senin dini hari mendatang. Episode kali ini yang jatuh dijornada ke-34, menjadi penting artinya sebagai duel penentu gelar La Liga musim ini.

Dari sekian kali sajian duel yang juga berjuluk El derbi Español sejak 17 Februari 1929 itu, banyak menyimpan fakta-fakta dan insiden yang unik, fantastis, dramatisasi, hingga hal-hal mengerikan.

Menilik rekor pertemuan, Los Cules mengoleksi 104 kemenangan, sementara Los Blancos mengecap 90 dan hasil imbang terlahir sebanyak 55 kali. Itu hanya sebagian kecil statistik keduanya. Lantas, bagaimana dengan ensiklopedia dari A-Z dari duel panas tersebut? Sebagaimana dirangkum Goal.com, Kamis (19/4/2012), inilah beragam fakta unik El Clásico yang sudah terjadi selama 249 kali itu.

A: Abidal’s Memorable Clásico Comeback
Éric Abidal yang kini baru melewati operasi transplantasi liver, sebelumnya harus menjalani operasi pengangkatan tumor di livernya, pada Maret 2011 lalu. Laga kembalinya Abidal, terjadi saat menit-menit akhir saat menjadi pemain pengganti, saat Barca bermain imbang 1-1 melawan Madrid di leg kedua semi final Liga Champions, musim lalu.

B: Bernabéu Standing Ovation
Dari sekian banyak jugador Barcelona yang melawat ke kandang Madrid – Estadio Bernabéu, hanya terdapat satu nama yang dinilai pantas mendapat aplaus spesial dari publik sang rival. Dialah Ronaldinho yang mencetak dwigol saat Blaugrana menghajar Madrid 3-0, pada tahun 2005. Ronaldinho bergabung dalam daftar kehormatan publik Madaridista setelah Diego Maradona dan Alessandro Del Piero yang berkesempatan mendapat kehormatan serupa.

C: Cristiano Ronaldo First Goal vs Barca
Setelah enam kali percobaan Ronaldo gagal, akhirnya gol perdana sang mega bintang, terhadi pada 16 April 2011. Kala itu, Madrid bermain imbang 1-1 di Santiago Bernabéu. Hingga kini, Ronaldo sudah mengoleksi empat gol ke gawang Barca, termasuk gol emasnya di final Copa del Rey, tahun lalu.

D: Di Stefano’s 18 Goal
Legenda Real Madrid – Alfredo Di Stefano masih boleh berbangga hati. Rekornya yang mencapai titik 18 gol dalam duel El Clásico, masih bergeming. Di Stefano melahirkan gol-golnya dari berbagai kancah, mulai dari La Liga (14 gol), Copa del Rey (2 gol) dan Champions League (2 gol).

E: 11-1
Kemenangan terbesar di duel keras ini tercatat terjadi pada leg kedua Copa del Generalisimo (kini Copa del Rey) tahun 1943. Kala itu Madrid yang kalah di leg pertama (0-3) membalas sang rival, 11-1, yang merupakan margin terbesar sepanjang sejarah duel Madrid-Barca.

F: First Barca to Madrid Transfer
Sejarah mencatat, transfer pertama kali yang terjadi di antara kedua super power La Liga itu, terjadi 110 tahun silam. Tepatnya pada Mei 1902, dengan mengantarkan nama Alfonso Albéniz dari Barcelona yang pindah ke kubu musuh. Sementara dari pihak Madrid yang hijrah ke Barca, nama pertama tercatat adalah Luciano Lizarraga di tahun 1905.

G: Goal Scoring Records
Dengan raihan 107 gol di La Liga selama ini, Madrid hanya butuh sebiji gol lagi untuk mendaulat diri sebagai klub dengan perolehan gol terbanyak di satu musim. Barcelona sendiri pernah berada di situasi yang sama, saat menembus 105 gol (sebelumnya 96 gol). Sementara dua bintang mereka, Ronaldo dan Lionel Messi, sudah mencatatkan diri di rekor La Liga dengan raihan 41 gol masing-masing musim ini.

H: Head to Head Madrid vs Barca
Barca dan Madrid telah bertemu sebanyak 217 kali di kancah resmi (249 non-resmi) di semua arena. Di catatan sejarah, Madrid mendulang 404 gol ke gawang Barca, sebaliknya sebanyak 432 gol sudah dilayangkan Barca ke jaring Madrid.

I: Iniesta Anti-Madridista
Sebelumnya Andrés Iniesta dikenal sebagai sosok yang sederhana dan low-profile. Tapi Iniesta pernah disebut sebagai pemain Anti-Madrid oleh pers Katalan, saat menanggapi kebijakan transfer Madrid yang hanya ingin merekrut pemain dengan karakter high-profile. Komentarnya bermaksud menyindir kebijakan presiden Madrid saat itu – Florentino Pérez, yang ingin membangun tim Galaksi di ibukota.

J: Johan Cruyff’s Dream Team
Legenda Barca – Johan Cruyff bisa jadi merupakan sosok paling sensasional sebelum eksisnya Lionel Messi. Di tahun 1974 sebagai pemain, dia membantu Barca membantai Madrid 5-0 di Bernabéu. Sementara saat memandu dream team-nya di tahun 1994, Cruyff kembali membuat Madrid menelan kekalahans serupa di kandang. Ironisnya, setahun kemudian, skor yang sama terjadi di Madrid, tapi kali ini Barca yang keok.

K: Karim Benzema’s 22 second mark
Dalam sejarah El Clásico, catatan gol tercepat yang bertahan begitu lama dipecahkan Karim Benzema pada 10 Desember 2011 silam. Benzema mencetak gol lewat tendangan voli saat waktu masih berada di titik 22 detik. Sebelumnya sejarah mendaftarkan nama duo Madrid – Enrique dan Giovani Mateos serta Francisco Carrasco dari Barca yang mencetak gol di menit pertama.

L: Laudrup Masterclass
Michael Laudrup tak hanya dikenal sebagai salah satu punggawa kedua rival ini, tapi jika punya kesempatan dalam keterlibatan kemenangan 5-0 di kedua belah kubu. Laudrup membantu kubu Katalan menang 5-0 pada Januari 1994 dan melakukan hal yang sama saat sudah berseragam Los Merengues, di bulan yang sama, setahun berikutnya. Laudrup juga menjadi satu-satunya pemain yang meraup lima titel La Liga berturut-turut di dua klub berbeda.

M: Messi menatap rekor César Rodríguez
Bukan raihan gol di La Liga yang dimaksud tajuk di titik alfabet ‘M’ ini. Tapi perihal rekor gol Rodríguez di El Clásico. Sang legenda masih menjadi pencetak gol terbanyak di duel ini dengan torehan 14 gol. Tapi tak lama lagi, Messi bakal kembali merusaknya. Pasalnya, El Messiah sudah mencapai 13 gol dan hanya butuh sebiji gol lagi untuk memecahkan rekor itu.

N: Nihil Gol
Dalam ratusan duel yang sudah terjadi di antara dua musuh bebuyutan ini, tercatat terjadi delapan kali laga menghasilkan skor tanpa gol, alias 0-0. Terakhir kali keduanya membuahkan skor kacamata, adalah saat pertemuan di tahun 1973.

O: Out of Europe for the First Time
Pihak yang pertama kali sukses melempar sang rival dari panggung Eropa, adalah Barca di musim 1960-61. Kala itu Azulgrana mengakhiri dominasi El Real selama lima tahun di Eropa, dengan memulangkan Madrid di babak pertama dengan kemenangan agregat 4-3.

P: Pig’s Head
Sepanjang balada duel klasik Barca-Madrid, terdapat satu insiden mengerikan sekaligus menjijikkan di tahun 2002. Untuk menghina Luis Figo yang dicap ‘Judas’ (pengkhianat) oleh publik Katalan, beragam makian, cemoohan, hingga lemparan kepala babi tertuju padanya, saat Figo bertamu pertama kali ke Camp Nou berseragam Madrid.

Q: Quini González dan Hugo Sánchez
Persamaan antara ketiganya terletak pada gelar El Pichichi, alias topskorer La Liga. Quini merupakan jugador El Barca terakhir yang mempertahankan gelar itu (1981 dan 1982), sementara Sánchez merupakan perebut rekor Quini selama tiga kali berturut-turut.(1985-1988).

R: Rekor Raúl vs Barca
Raúl González menjadi topskorer kedua dalam pertemuan El Clásico di belakang Di Stefano, dengan 15 golnya (11 di La Liga, 3 di Supercopa Spanyol dan 1 di Liga Champions). Sementara César Rodríguez, Francisco Gento dan Ferenc Puskás ada di lima besar dengan 14 gol.

S: Samitier’s Quadruple
Josep Samitier adalah pemain pertama yang bisa mencetak quattrick dalam satu laga El Clásico. Samitier meraihnya tatkala membantu Madrid membungkam Barca, 5-1 pada April 1926. Sejak saat itu, raihan Samitier sempat disamakan Ildefonso Sañudo (Madrid- 1935), Martin Ventolra (Barca-1935), Sabino Barinaga (Madrid-1943), dan Eulogio Martínez (Barca-1957).

T: The Special One vs Sang Filsuf
Menilik kedua Entrenador, catatan The Special One – José Mourinho bersaing dengan Josep Guardiola. Mou punya rekor empat kemenangan, tujuh imbang dan sembilan kekalahan melawan Barca (bersama Chelsea, Inter Milan dan Madrid). Sementara Pep mengusung rekor sembilan kali menang, empat kali imbang dan satu kali kalah.

U: Unbeaten Streak
Saat ini Barca masih menikmati streak terbaik mereka sepanjang sejarag melawan Madrid di La Liga. Kubu Katalan ini tak pernah kalah di tujuh pertemuan La Liga. Sementara rekor serupa juga pernah diraup Madrid di era 90an, dengan rekor kemenangan berturut-turut yang sama pula.

V: Víctor Valdés vs Iker Casillas
Persaingan di bawah mistar menghadirkan portero Barca – Víctor Valdés yang juga mengklaim trofi Zamora pada empat kali kesempatan. Raihan ini hanya berselisih satu trofi dari legenda Antoni Ramallets. Sementara Iker baru memenangkannya satu kali. Soal rekor kejebolan, Sant Iker kalah unggul, dengan merelakan 29 kali dibobol, sementara Valdés baru 23 gol sepanjang musim ini.

W: Winless in 14
Soal rekor buruk ini, si empunya adalah Real Madrid. Mereka memegang 14 kali kekalahan beruntun selama 90 menit normal dalam 14 kali pertemuan melawan Barca pada semua panggung kompetisi.

X: Xavi sang Raja umpan
Dalam 30 caps-nya di El Clásico, Xavi Hernández sudah empat kali mendulang gol, serta menyuplai delapan assist. Yang paling hebat, empat assist di buatnya dalam satu laga, kala Barca menang 6-2 di Bernabéu pada Mei 2009. Xavi mengirim umpan masing-masing untuk Carles Puyol, Thierry Henry dan dua lainnya teruntuk Messi seorang.

Y: Year 1902
Tahun 1902, tepatnya di tanggal 13 Mei, terjadilah El Clásico pertama sepanjang sejarah. Tapi duel ini terjadi di laga persahabatan dengan kemenangan 3-1 untuk Barca. Sementara clash di arena kompetitif perdana, terjadi di Copa del Rey tahun 1916 yang juga dimenangi kubu Katalan.

Z: Zidane Camp Nou Entrance’s
Menyertai rekor transfer dunia bernilai 75 juta euro dari Juventus di tahun 2001, Zinedine Zidane baru mencetak gol pertamanya setelah diharuskan bertamu ke Camp Nou untuk kedua kalinya. Gol perdananya terhadi di Maret 2002 saat pertemuannya berakhir imbang, 1-1.


sumber
Readmore...
26 Nov 2012

Jadwal Lengkap AFF Suzuki Cup 2012

0 komentar
 
AFF Suzuki Cup adalah suatu ajang sepakbola negara - negara asia tenggara. Ajang ini diadakan 2 tahun sekali oleh federasi sepakbola asia tenggara (AFF). Jika tahun 2010 kemarin dewi fortuna tidak memihak Timnas Indonesia karena saat itu Indonesia kalah dari Malaysia. Apakah tahun 2012 ini dewi fortuna akan memihak Timnas kita. Semoga benar terjadi karena pendukung Indonesia haus akan prestasi Timnas yang tak kunjung datang.

Bicara tentang AFF Suzuki Cup 2012, kali ini saya akan memberikan informasi tentang Jadwal lengkap AFF Suzuki Cup 2012.



Sumber
Readmore...
18 Nov 2012

Inilah Alasan Mourinho Selalu Menulis pada Saat Timnya Bertanding

0 komentar
 
Bila Anda sering melihat Jose Mourinho menulis pada sebuah buku kecil dalam laga Real Madrid, maka kemungkinan besar The Special One tengah menemukan kesalahan yang dilakukan salah seorang pemainnya.

Mourinho memang pelatih perfeksionis. Dia tidak ingin pemainnya melakukan kesalahan. Bila sang pemain khilaf, maka siap-siaplah bernasib seperti Mesut Oezil yang diganti ketika turun minum saat menghadapi Deportivo La Coruna dua pekan lalu atau Sergio Ramos yang dicadangkan saat Liga Champions melawan Manchester City.

Setiap pelatih memang punya karakternya sendiri-sendiri. The Special One bukan bertipikal Sir Alex Ferguson yang terkenal dengan hairdryer treatment-nya. Mourinho lebih merupakan pelatih dengan ide yang jelas.

Ide ini dituangkan dengan bantuan dua benda sederhana, buku catatan dan pena. Itulah sebabnya, The Special One tidak bisa lepas dari pena dan buku catatan ketika pertandingan.

Ketika Mourinho mulai menulis pada buku catatannya, maka itu berarti mantan asisten Bobby Robson ini sedang menemukan kesalahan spesifik dari seorang pemain Madrid.

Memang bisa juga catatan itu juga berisi perubahan taktik pada babak kedua atau aspek permainan lawan yang harus didiskusikan ketika jeda, namun biasanya lebih sering berisi deretan kesalahan. Bila bukan jeda, maka catatan ini baru dibicarakan sehari setelah laga.

“Lihat, pada menit ketujuh kamu sedang di pertahanan sendiri dan kamu mencoba ‘mengambil’ pemain lawan tapi malah kehilangan bola,” tulis Marca menirukan ucapan Mourinho kepada pemainnya.

Sang pemain, siapapun itu hanya bisa diam tanpa mampu membantah, karena apa yang ditulis Mourinho selalu benar adanya.

Sumber
Readmore...
16 Nov 2012

Tehnik "Kriotherapy" Ampuh Menyembuhkan Cedera Pemain Sepakbola

0 komentar
 
Kriotherapy atau Cryotherapy adalah Penggunaan lokal atau umum suhu rendah dalam terapi medis atau pemindahan panas dari bagian tubuh. Uniknya, suhu yang dipakai bisa sampai minus 140 derajat Celcius. Metode ini ditemukan oleh Toshiro Yamauchi pada tahun 1978, dan di dataran Inggris, fasilitasnya hanya tersedia di pusat kesehatan Champneys, Hertfordshire. Ternyata tempat ini adalah langganan bagi pemain Tottenham Hotspur untuk mengobati cidera pemainnya. Tottenham Hotspur adalah Tim Liga Premier Inggris.


Dengan sejarah panjang pemain-pemain yang rentan cedera (Jonathan Woodgate, Ledley King), cukup alami bahwa pihak Spurs mencari solusi yang paling mutakhir untuk membantu memastikan bahwa pemain-pemain kunci mereka tidak terlalu lama berada di kamar medis. Jalur Kriotherapy pun menjadi pilihan mereka. Prosesnya sederhana, dengan memakai atribut penutup badan yang relatif minim, para pemain Spurs diboyong ke ruangan kecil dengan suhu yang tadi disebutkan di atas selama 3 menit.
Kepala Krioterapi Champneys, Renata Zejer menjelaskan metodenya sedikit lebih lanjut, “Aku lebih suka bila pasien yang cedera dibawa ke sini secepat mungkin. Dengan ankle yang terpuntir misalnya, peredaran darah lebih cepat setelah cedera baru terjadi, sehingga darah bisa mengalir lebih cepat, lebih dalam ke organ-organ tubuh.”
“Metode ini memanfaatkan mekanisme keamanan dalam tubuh. Saat Anda masuk ke ruang es Krioterapi, hawa dingin merangsang reseptor di kulit, yang kemudian mengirimkan sinyal ke otak untuk mengarahkan sistem-sistem dalam tubuh yang lain untuk menghangatkan diri. Saat Anda keluar, -dan ini tergantung level kebugaran- urat nadi terbuka 3-4 kali lebih besar, dan peredaran darah lebih cepat, sehingga lebih banyak oksigen yang dibawa ke bagian tubuh yang cedera. Anda akan merasa lebih bertenaga untuk berlatih.”
Dr Sam Erith, kepala ilmu olahraga di Spurs menekankan manfaat Krioterapi pada akselerasi proses pemulihan pemain-pemain Spurs. “Krioterapi membuat Anda bisa berlatih lebih banyak, lebih cepat fit. Pemain-pemain yang sedang rehabilitasi bisa dengan cepat kembali berlatih tiga kali sehari seperti biasanya.”
Jermain Defoe telah menjalani terapi Krioterapi untuk mempercepat penyembuhan cedera ligamen ankle yang dideritanya September kemarin. Ledley King dan Michael Dawson juga menggunakannya untuk menyembuhkan cedera mereka masing-masing.






Sumber
Readmore...
8 Nov 2012

14 Stadion Sepakbola Terbaik di Indonesia

0 komentar
 
1.Stadion Perjiwa,Tenggarong, Kalimantan Timur.
Kategori : A



Dibangun Tahun 2007, Stadion Perjiwa merupakan salah satu stadion terbaik dan terindah di Indonesia. Stadion ini terletak di Kabupaten terkaya di Indonesia yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Stadion ini telah resmi menjadi kandang dari kesebelasan Mitra Kutai (ISL 2011-2012) Kartanegara yang memiliki daya tampung sekitar 35.000 tempat duduk.

Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


2.Stadion Harapan Bangsa, Aceh.

Kategori : B



Renovasi stadion ini dilakukan pasca tsunami yang melanda daerah aceh dan sekitarnya dengan bantuan dana oleh FIFA. Berkapasitas 40.000 kursi.
Tribun : B
Tempat duduk : B
Fasilitas : B
Rumput : B
Drainase : B
Penerangan : B
Papan Skor : B
Kondisi : B


3.Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Kategori A



Stadion Gelora Sriwijaya yang terletak di daerah jakabaring Palembang ini merupakan salah satu stadion besar di Indonesia. dibangun dalam rangka persiapan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah PON XVI 2004, menunjukan keseriusan daerah ini dalam menyambut dan menyukseskan event empat tahunan tersebut. Dan kini pasca PON stadion ini digunakan klub juara Copa Indonesia dan juara Liga Indonesia 2007, Sriwijaya FC sebagai kandang klub tersebut.

Stadion ini juga pernah digunakan sebagai tuan rumah pertandingan kualifikasi dan perebutan tempat ke-3 Piala Asia 2007 mewakili stadion Indonesia selain Gelora Bung Karno.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


4.Stadion Gelora Bung karno, Jakarta.

Kategori : A


Dibangun pada tanggal 8 Februari 1960, stadion GBK adalah sebuah kompleks olahraga serbaguna di Senayan, Jakarta, Indonesia. Kompleks olahraga ini dinamai untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang juga merupakan tokoh yang mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini. pada masa Orde Baru, nama kompleks olahraga ini diubah menjadi Istora Senayan. Setelah bergulirnya gelombang reformasi pada 1998, nama kompleks olahraga ini dikembalikan kepada namanya semula melalui Surat Keputusan Presiden No. 7/2001.

Dengan kapasitas sekitar 100.000 orang, stadion yang mulai dibangun pada pertengahan tahun 1958 dan penyelesaian fase pertama-nya pada kuartal ketiga 1962 ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Menjelang Piala Asia 2007, dilakukan renovasi pada stadion yang mengurangi kapasitas stadion menjadi 88.083 penonton.
Pembangunannya didanai dengan kredit lunak dari Uni Soviet sebesar 12,5 juta dollar AS yang kepastiannya diperoleh pada 23 Desember 1958.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


5.Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.

Kategori A



Stadion Gelora Bung Tomo terletak di Surabaya Barat. Jawa Timur yang merupakan kandang masa depan dari klub Persebaya Surabaya. Stadion ini merupakan salah satu stadion terbesar Indonesia yang memiliki kapasitas kurang lebih 55.000 tempat duduk.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


6.Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kategori A



Stadion Kanjuruhan adalah stadion sepakbola yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur atau sekitar 26 kilometer dari pusat kota Malang. Stadion Kanjuruhan dibangun sejak tahun 1997 dengan biaya lebih dari 35 miliar.

Tanggal 9 Juni 2004, stadion ini diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, saat pembukaan digelar pertandingan kompetisi divisi I Liga Pertamina Tahun 2004, antara Arema melawan PSS Sleman. Pertandingan berakhir untuk kemenangan Arema 1-0. Stadion ini merupakan kandang klub Arema Indonesia dalam melakukan pertandingan di Super Liga Indonesia yang memiliki kapasitas kurang lebih 35.000 penonton. Tahun 2011 lalu, Stadion Kanjuruhan menggelar event AFC champions League.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


7.Stadion Sijalakharupat, Kabupaten Bandung. Jawa Barat.

Kategori A



Stadion Si Jalak Harupat adalah suatu stadion olahraga yang berlokasi di desa Kopo dan Cibodas, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Nama Si Jalak Harupat diambil dari julukan salah seorang pahlawan dari Bandung yaitu Otto Iskandardinata.

Kini stadion tersebut menjadi milik dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Persikab, yang merupakan wakil Kabupaten Bandung di Liga Indonesia menjadikan stadion tersebut sebagai kandangnya, walau kadang-kadang Persib atau tim-tim lainnya juga turut menggunakannya.

Stadion ini dibangun mulai Januari 2003 pada saat Kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati Obar Sobarna dengan biaya 67,5 miliar rupiah dari APBD Kabupaten Bandung. Selanjutnya diresmikan pada hari jadi Kabupaten Bandung ke 364, tanggal 26 April 2005 oleh Agum Gumelar yang menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


8.Stadion Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kategori A



Stadion ini diproyeksikan untuk acara pembukaan dan penutupan PON XVII 2008 Kalimantan Timur. Stadion ini merupakan stadion pertama di Indonesia yang seluruh tempat duduknya memakai kursi penonton. Merupakan salah satu stadion terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara yang kapasitasnya kurang lebih 50.000 kursi.
Tribun : A
Tempat duduk : A
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


9.Stadion Mandala Jayapura, Papua.

Kategori A



Stadion Mandala merupakan stadion yang berada di ujung timur Indonesia, terletak di Kota Jayapura ibukota Provinsi Papua. Stadion Mandala merupakan markas dari klub Super Liga, Persipura Jayapura. November 2010 Stadion Mandala di renovasi supaya berstandar internasional agar Persipura dapat berlaga di ajang internasional AFC CUP.
Tribun : A
Tempat duduk : B+
Fasilitas : A
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : A


10.Stadion Maguwoharjo, Sleman , D.I Yogyakarta.

Kategori B



Stadion Maguwoharjo terletak di Kota Sleman D.I.Yogyakarta dengan kapasitas 40.000 penonton. Stadion ini merupakan salah satu stadion termodern di Indonesia. Sekarang Stadion Maguwoharjo masih dalam tahap penyelesaian. Stadion kebanggan masyarakat Sleman ini merupakan kandang dari klub divisi Utama, PSS Sleman.
Tribun : A
Tempat duduk : B+
Fasilitas : B+
Rumput : A
Drainase : A
Penerangan : -
Papan Skor : A
Kondisi : B+


11.Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.

Kategori B



Stadion Manahan adalah stadion bertipe olympic stadium yang terletak di Kotamadya Surakarta, Jawa Tengah. Dalam sejarahnya Stadion Manahan pernah jadi kandang klub-klub ternama tanah air antara lain : Arseto Solo, Pelita Solo (sekarang Pelita Jaya), dan Persijatim Solo FC (sekarang Sriwijaya FC). Sekarang stadion ini mutlak menjadi markas dari keseblasan lokal, Persis Solo dan SOLO FC di LPI.
Tribun : B+
Tempat duduk : B+
Fasilitas : B+
Rumput : B
Drainase : B+
Penerangan : B+
Papan Skor : A
Kondisi : B+


12.Stadion Singaperbangsa,Karawang, Jawa Barat.

Kategori B



Stadion Singaperbangsa Karawang merupakan stadion kandang klub Pelita Jaya Karawang yang berlaga di Indonesia Super league.
Tribun : B
Tempat duduk : C+
Fasilitas : B
Rumput : B+
Drainase : B
Penerangan : B
Papan Skor : B+
Kondisi : B+


13.Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kategori A



Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur merupakan stadion sepakbola kandang ke dua Persisam Putra Samarinda setelah Stadion Palaran. Merupakan salah stadion yang representatif yang dimiliki Kota Samarinda selain Stadion Palaran dan Stadion Sempaja.
Tribun : B+
Tempat duduk : A
Fasilitas : B+
Rumput : B+
Drainase : B+
Penerangan : A
Papan Skor : A
Kondisi : B+


14.Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jawa Tengah.

Kategori B



Stadion Gelora Bumi Kartini merupakan stadion sepakbola yang terletak di Jepara, Jawa Tengah. Stadion ini merupakan stadion yang dibangun tahun 2006 untuk kandang klub Persijap Jepara yang berlaga di Liga Super Indonesia.
Tribun : B
Tempat duduk : C+
Fasilitas : B
Rumput : B
Drainase : C+
Penerangan : B
Papan Skor : B
Kondisi : B

Sumber
Readmore...