Tampilkan postingan dengan label top 5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label top 5. Tampilkan semua postingan
1 Apr 2013

5 Pemain Madrid yang Berpotensi Diajak Mourinho ke Chelsea

0 komentar
 

Kepindahan Jose Mourinho menuju Chelsea dikabarkan akan terjadi pada akhir musim nanti. Eksodus skuad Real Madrid menuju Stamford Bridge diprediksi akan terjadi.

Beberapa pilar Madrid memang sangat krusial dalam skema permainan The Special One yang mengandalkan permainan keras dan serangan balik cepat. Ini 5 pemain bintang yang potensial diboyong Mou ke Chelsea musim panas nanti, menurut Bleacher Report:

5. Michael Essien
Mourinho adalah sosok yang membawa Essien mencicipi kerasnya Premier League. Pemain asal Ghana ini menjadi salah satu tulang punggung sukses Mou di Chelsea, dengan merebut dua gelar Premier League plus empat Piala FA.

Sayangnya, Essien mulai tersingkir dari skuad The Blues dan terlupakan pada era Roberto Di Matteo. Ia pun dipinjamkan ke Real Madrid sejak awal musim sampai musim panas nanti. Namun, "Si Bison dari Ghana" bisa saja kembali ke Stamford Bridge bersama Mourinho.

4. Pepe
Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih yang gemar mengajak pemain favoritnya untuk "mengekor" dirinya. Bek tengah Madrid, Pepe, bisa menjadi salah satu targetnya saat ini.

Bek dengan karakter keras itu memang sudah sempat menjadi incaran Chelsea dalam beberapa musim belakangan. Los Blancos pun tertarik dengan David Luiz. Bek berambut kriwil itu bisa dijadikan alat untuk memudahkan langkah Pepe ke London Barat.

3. Luka Modric
Chelsea sudah mengincar Modric sejak 2011, tapi gagal karena pemain Tottenham itu lebih memilih hijrah ke Spanyol. Sayangnya, Modric gagal merebut perhatian di La Liga. Ia menjadi "Pembelian Terburuk" menurut polling majalah Marca. Sukses yang pernah ia dapatkan di Spurs bisa menariknya kembali ke Premier League, musim depan.

2. Angel Di Maria
Musim panas lalu, Chelsea sebenarnya sudah mengincar gelandang cepat asal Argentina itu. Namun, negosiasi akhirnya buntu. Kabarnya, harga Di Maria meroket sampai £35 juta setelah tampil menawan di Liga Champions musim ini, khususnya saat menghadapi Manchester United di 16 besar.

Di Maria juga diketahui salah satu pemain yang diminati Roman Abramovich. Kecepatan dan visinya bisa terjalin apik dengan Oscar dan Eden Hazard. Perpanjangan kontraknya di Madrid pun menemui kendala. Pintu keluar dari Bernabeu baginya semakin terbuka.

1. Cristiano Ronaldo
Nama CR7 jadi bahan perbincangan usai berhembus kabar kembalinya Mourinho ke Chelsea. Kabarnya, The Special One akan menawar £60 juta untuk dibawa ke Stamford Bridge.

Tapi, realisasi transfer ini tidak mudah. Loyalitas Ronaldo pada mantan klubnya, Manchester United, jadi salah satu poin penghambat. Selain itu, harga yang disodorkan terlalu murah.

CR7 memang dalam kondisi on-fire. Dan harga yang diberikan Chelsea jauh dari nilai yang dikeluarkan Madrid saat memboyongnya dari MU, yaitu £80 juta dan membuatnya jadi pemain termahal dunia.


sumber
Readmore...
19 Feb 2013

5 Pemain Pilar yang Berpotensi Tinggalkan Barcelona

0 komentar
 

Bursa transfer musim dingin baru saja ditutup, 2 pekan lalu. Tapi, rumor dan spekulasi menyangkut bursa transfer akhir musim nanti sudah mulai berkembang, tak terkecuali untuk tim sekaliber Barcelona.

Saat ini, baru satu pemain yang menyatakan akan hijrah dari Camp Nou, musim panas nanti. Sedangkan beberapa pemain pilar lain, masa depannya belum jelas.

Inilah beberapa pemain, menurut Bleacher Report, yang kemungkinan akan menghilang dari susunan pemain Blaugrana musim depan:

1. Victor Valdes
Penjaga gawang nomor satu Barcelona ini hampir pasti tidak akan kembali memperkuat klub Catalonia itu musim depan. Valdes menolak untuk memperpanjang kontraknya yang segera habis.

Barca kemungkinan akan melepas sang kiper untuk mendapatkan dana segar, sebelum kontraknya habis pada 2014. Kiper pelapis, Juan Manuel Pinto, performanya juga cukup bagus. Beberapa nama juga beredar sebagai suksesor Valdes, dari Pepe Reina (Liverpool) sampai Marc Andre Ter Stegen (Borrussia Moenchengladbach).

2. David Villa
Pencetak gol terbanyak untuk Timnas Spanyol itu menjalani musim yang kurang bagus karena sempat mengalami retak pada tulang keringnya. Baru-baru ini, Villa kembali masuk rumah sakit karena gangguan batu ginjal. Posisinya di skuad Barca pun semakin tidak jelas. Villa bahkan sempat menyatakan sudah tidak ingin bertahan di Camp Nou. Arsenal pun tertarik merekrutnya.

3. Alexis Sanchez

Sejak Pep Guardiola mundur dari kursi pelatih, penampilan Sanchez di Barca kurang impresif dan naik turun. Andres Iniesta pun mulai sering digeser ke sayap.

Dengan ada kemungkinan hadirnya bintang-bintang muda seperti Neymar di musim depan, Sanchez mungkin saja keluar dari Barca. Juventus, Manchester United, Chelsea sampai Manchester City siap memberikan kesempatan yang tidak ia dapatkan di Barca.

4. Dani Alves
Penampilan full-back asal Brasil ini menurun pada awal musim ini. Tidak seagresif dan garang seperti musim-musim sebelumnya. Barcelona pun dikabarkan telah mencari penggantinya.

Namun, Alvez mulai menemukan formnya belakangan ini. Pria 29 tahun itu mulai bisa melepaskan umpan-umpan akurat yang berbuah gol.

Tapi, Barca bisa saja tetap melegonya kepada Arsenal sebagai calon pembeli. Selain itu, klub kaya Rusia, Anzhi Makhachkala juga bisa saja menggelontorkan dana besar untuk jasa Alvez.

5. Sergio Busquets
Chelsea dan bahkan rival Barca di Spanyol, Real Madrid, kabarnya tertarik dengan jasa gelandang bertahan ini.

Tapi, Busquets saat ini dalam penampilan terbaik dan jadi salah satu tulang punggung skuad Tito Vilanova di lini tengah. Jadi persentase kepergiannya cukup kecil. Namun, jika ada tawaran yang menggiurkan apapun bisa terjadi.


sumber
Readmore...
17 Feb 2013

5 Kartu Merah Paling Unik

0 komentar
 

Kiper AZ Alkmaar, Esteban Alvarado menendang suporter

Kartu merah tidak hanya diberikan wasit kepada pemain jika melakukan tekel keras. Berikut ini adalah 5 kartu merah konyol dan menggelikan di dunia sepakbola.

1. Kaget

Pada pertandingan amatir Sunday League di Inggris, Oktober 2000, striker Cross Farm Park Celtic, Lee Todd, mendapat kartu merah konyol ketika melawan Taunton East Reach Wanderers. Pertandingan baru berlangsung dua detik, Todd langsung mendapat kartu merah.

Insiden itu bermula ketika Todd membelakangi wasit ketika kick-off akan dilakukan. Ketika wasit meniup peluit dengan keras, Todd kaget dan mengatakan, "Fu*k me, that was loud". Wasit mengira Todd mengeluarkan hinaan untuknya.

Rekor kartu merah cepat lainnya di sepakbola profesional didapat David Pratt ketika memperkuat tim Southern Football League, Chippenham Town, melawan Bashley, 29 Desember 2008. Pratt diusir wasit saat pertandingan berjalan tiga detik karena menekel Chris Knowles.

2. Menendang Penyusup

Pada 21 Desember 2011, kiper AZ Alkmaar, Esteban Alvarado, diusir wasit Bas Nijhuis saat pertandingan Piala Belanda melawan Ajax Amsterdam berjalan 37 menit. Penyebabnya kiper asal Kosta Rika itu menendang seorang suporter yang menyusup ke dalam lapangan. Suporter tersebut berusaha menendang Alvarado, dan kiper 23 tahun itu berusaha melakukan pembelaan diri.

Pelatih AZ, Gert Jan Verbeek, kemudian menyuruh semua pemainnya meninggalkan lapangan karena kecewa dengan keputusan wasit Nijhuis. Pertandingan pun ditunda. Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) kemudian menghapus kartu merah Alvarado.

3. Mendorong Petugas Medis

Bek timnas Kamerun, Andre Bikey, mendapat kartu merah yang konyol ketika semifinal Piala Afrika 2008 melawan tuan rumah Ghana, 7 Februari 2008. Pada menit ke-90, pemain Kamerun, Rigobert Song, mengalami cedera di kotak penalti. Wasit Abderahim El Arjoune kemudian memanggil tim medis Kamerun dan petugas medis yang disediakan panitia lokal.

Tim medis Kamerun berusaha memeriksa kondisi Song, namun salah satu petugas medis dari Ghana, Samuel Ashia, ingin Song cepat diangkut ke luar lapangan hingga pertandingan bisa kembali dimulai. Saat itu Ghana lagi tertinggal 0-1. Geram melihat tindakan Ashia, Bikey kemudian mendorongnya hingga terjatuh. Sayangnya, tindakan pemain Middlesbrough itu berbuah kartu merah.

4. Buka Jersey

Sial betul Evgeniy Shakhov. Saat pertandingan Premier League Rusia antara Dnipro Dnipropetrovsk melawan Karpaty Lviv, 30 Oktober 2011, Shakhov seharusnya dimasukkan pelatih Juande Ramos untuk menggantikan bek asal Ghana, Samuel Inkoom, pada menit ke-60. Inkoom yang sudah menerima kartu kuning sebelumnya, memutuskan untuk membuka jerseynya ketika berjalan ke pinggir lapangan.

Tindakan tersebut membuat wasit Oleg Derevinsky memberi Inkoom kartu kuning keduanya. Alhasil Shakhov tidak bisa bermain. Beruntung Dnipro tetap menang 2-0 di pertandingan tersebut. Lucunya Inkoom mengaku melepas jersey karena suhu di Rusia dingin.

5. Gara-gara Sepatu


Saat pertandingan Liga Europa musim 2011/2012 melawan Stoke City, 20 Oktober 2011, bek Maccabi Tel Aviv, Yoav Ziv, diusir wasit dengan cara yang konyol. 10 menit babak kedua berjalan, Ziv menguasai bola di sebelah kiri pertahanan Maccabi. Pemain Stoke, Ryan Shotton, berusaha merebut bola dari kaki Ziv hingga sepatu kiri pemain timnas Israel itu terlepas.

Kesal tidak mendapat pelanggaran, Ziv kemudian menendang sepatu dan mengenai hakim garis. Wasit Anastasios Kakos tidak punya pilihan lain kecuali memberi Ziv kartu merah. Ziv mengaku dirinya tidak sengaja menendang sepatu ke arah hakim garis.

sumber
Readmore...
19 Jan 2013

5 Bintang Amerika Latin yang Berpeluang Hijrah ke Eropa

0 komentar
 
 
Leandro Damiao (9) sedang merayakan gol nya

Amerika Selatan selalu memberikan talenta-telanta terbaiknya di kancah sepakbola Eropa. Transfer antar benua itu pun sangat mungkin terjadi kembali di bursa Januari ini.

Berikut lima pemain berbakat Amerika latin yang berpotensi hijrah ke Serie-A, La Liga, Premier League atau liga-liga top Eropa lainnya, menurut Soccerway:

1. GONZALO BUENO (Nacional)

 
Pemain 19 tahun ini adalah hasil didikan akademi Parque Central yang menghasilkan Luis Suarez, Sebastian Coates, Diego Lugano dan Nicolas Lodeiro. Meski sering dicadangkan, Bueno sukses mencetak empat gol dalam delapan laga di Apertura 2012.

Bueno dipatok sebesar €5 juta dan jadi incaran Inter Milan dan Bologna. Kemungkinan ia hijrah ke Eropa mencapai 60 persen.

2. RICARDO CENTURION (Racing Club)


Sepanjang separuh akhir musim lalu, pemain yang akrab dipanggil Ricky ini membuat gebrakan besar di sepakbola Liga Argentina. Kelebihan winger muda ini adalah dribbling yang mumpuni, bermain tanpa kompromi dan tenang di depan gawang.

Tawaran yang Benfica dan Porto sodorkan sudah ditolak oleh pemain 19 tahun itu sehingga AC Milan dan Real Madrid memperebutkannya. Dengan banderol €15 juta, Centurion punya kemungkinan 55 persen hijrah ke Eropa.

3. LEANDRO DAMIAO (Internacional)


Transfer penyerang 23 tahun itu sudah berjalan selama dua tahun, setelah menunjukan bakat yang luar biasa dan merebut tempat utama di Internacional. AC Milan, Juventus dan Real Madrid sempat mengincarnya namun klub asal Brasil itu tampak enggan melepasnya.

Tottenham Hotspur adalah klub yang diketahui sangat terkesan dengan penyerang tengah itu. €18 juta sudah disodorkan oleh The Lily Whites. Tapi kabarnya, Internacional meminta €20 juta untuk transfer Damiao.

4. LEANDRO PAREDES (Boca Juniors)


Meski baru berusia 18 tahun, Paredes sudah dipercaya mengenakan nomor punggung 10 yang pernah dikenakan oleh Diego Maradona dan Juan Roman Riquelme. Gelandang kreatif dengan tendangan bebas mematikan itu jadi idola baru Bombonera.

Dengan torehan empat gol dalam 13 laga, Paredes jadi incaran AC Milan, Real Madrid dan Juventus. Tapi dengan harga hanya kisaran €5 juta, membuat Tottenham dan Manchester Citu ikut mengincarnya.

5. PAULINHO (Corinthians)


Gelandang agresif itu menjadi idola Timao saat menginspirasi tiga gol kemenangan di Copa Libertadores. Tidak sampai disitu, Paulinho pun sukses memberikan gelar juara Piala Dunia Antarklub Desember 2012 lalu.

Inter Milan, Paris Saint-Germain dan Chelsea sudah mengincar pemain 24 tahun itu. Harga setinggi €10 juta dipatok oleh Corinthians. Namun, transfer itu agak sulit terjadi karena Paulinho beberapa kali menyatakan dirinya masih betah di Brasil.


sumber
Readmore...
11 Jan 2013

5 Alasan Fans Liverpool Sangat Benci MU

0 komentar
 

Liverpool akan kembali menghadapi seteru utama mereka di Premier League, Manchester United, hari Minggu, 13 Januari 2013, di Old Trafford. Dendam ingin membalas kekalahan di pertemuan pertama musim ini dipastikan membara.

Tidak hanya para pemain, suporter The Reds tentu ingin merasakan manisnya berpesta kemenangan di Theather of Dreams. Histori panjang antara kedua basis suporter juga jadi "bumbu" panasnya tensi laga.

Ingin tahu apa yang membuat pecinta Liverpool amat membenci MU? Berikut lima hal yang bisa mempengaruhinya, versi Bleacher Report:

1. Gol Telat
Kalah dari rival utama tentu sangat menyakitkan, tapi kalau sampai kalah pada menit-menit akhir rasa pahit itu bahkan bisa bertambah 100 kali lipat.

Awal musim ini, The Reds tampil mendominasi laga di Anfield bulan September lalu. Sempat unggul lebih dulu, sebelum akhirnya kalah saat Robin van Persie mencetak gol kemenangan delapan menit jelang bubar.

John O'Shea pernah melakukannya di Anfield dan Eric Cantona juga pernah melakukannya di Wembley. Nampaknya, hal itu akan terus menghantui Liverpool sampai peluit panjang ditiupkan wasit.

2. Bintang Liverpool Kerap Dicemooh
Tidak semua suporter Liverpool suka dengan pemainnya sendiri. Tapi hal itu akan berubah ketiga Manchester United menginjakan kaki ke Anfield. Mereka akan membela habis-habisan pemainnya.

Pemain Liverpool memang sering jadi bulan-bulanan suporter MU, Steven Gerrard, Robbie Fowler dan paling anyar Luis Suarez. Tapi The Kop selalu siap berdiri di belakang mereka. Satu atau dua gol dari penyerang Uruguay itu nampaknya bisa membuat Liverpudlians senang.

3. Jumlah Gelar Liga Inggris

Selama bertahun-tahun, Liverpool amat membanggakan 18 gelar yang mereka rebut. Tapi tidak lagi, setelah MU berhasil merebut gelar ke-19 dua musim lalu.

Liverpool sempat hampir beberapa kali merebut gelar juara, namun selalu gagal pada saat-saat krusial. Untung saja masih ada liga gelar juara Eropa yang bisa dibanggakan.

4. Keputusan Wasit

Bermain di mana pun, berapa pun papan skornya, atau bagaimana jalannya laga, keputusan wasit kerap kali hanya menguntungkan MU daripada Liverpool.

Bahkan September lalu wasit Phil Dowd dicaci habis-habisan setelah keputusnnya mengusir Jonjo Shelvey dan tidak menunjuk titik penalti saat Suarez dijatuhkan di kotak penalti.

Liverpool memang sering sekali menjadi korban keputusan wasit, tapi hal itu lebih sering muncul saat bentrok dengan MU.

5. Nyanyian dan Sorakan Negatif
Saling mencemooh soal kejadian-kejadian pahit kedua klub adalah sesuatu yang kerap terjadi antara dua pendukung.

Pendukung MU masih tetap menyanyikan lagu-lagu yang menyinggung tragedi Hillsborough, meski pendukung Liverpool dinyatakan bukan biang keladi insiden yang menewaskan 96 orang itu.

Sebagai balasan, The Kop kerap membawa-bawa tragedi jatuhnya pesawat MU di Munich sekitar enam dekade lalu. Sorakan-sorakan ini akan terus terjadi menambah bumbu-bumbu rivalitas dua klub besar Inggris ini.

Namun, hal ini mendapatkan kecaman dari beberapa pihak karena menyinggung keluarga dari para korban. Tapi tetap saja cemoohan tetap terdengar saat kedua tim bentrok.


Readmore...
4 Jan 2013

5 Timnas Kuat yang Terancam Absen di Piala Dunia 2014

0 komentar
 
Piala Dunia 2014 tinggal 18 bulan lagi digelar. Tersisa 31 tiket ditambah tuan rumah Brasil yang diperebutkan negara-negara seluruh dunia.

Kualifikasi PD 2014 masih berjalan sehingga kadang terlalu cepat menyimpulkan negara yang lolos maupun tidak. Tapi, kualifikasi di Eropa dan Amerika Selatan sudah separuh jalan.

Tak salah jika prediksi mulai diapungkan tentang negara-negara yang terancam absen di Brasil 2014. Berikut negara-negara kuat sepakbola Eropa dan Amerika Latin yang terancam absen :

1. Uruguay
Striker Uruguay, Diego Forlan (tengah), usai membobol gawang Paraguay

Kualifikasi di Amerika Selatan atau yang juga disebut Zona Conmebol jadi ajang paling fair penyisihan PD 2014. Tak lain karena tiap kontestan yang beranggotakan 9 negara ini saling bertemu.

Zona Conmebol telah menyelesaikan 9 dari total 16 laga. Argentina, Kolombia dan Ekuador menempati posisi 3 besar.

Sayangnya, juara Copa America, Uruguay justru terseok-seok. Padahal, Uruguay diharapkan kembali tampil di Piala Dunia setelah tampil apik dan menempati posisi 4 serta melahirkan Diego Forlan sebagai Pemain Terbaik pada 2010.

La Celeste kini berada di posisi 5 klasemen sementara Conmebol alias zona playoff. Bahkan, raihan poin Uruguay disamai Chile dan Venezuela.

Kekhawatiran memuncak karena pada 4 laga berikut, Uruguay juga akan menghadapi lawan-lawan sulit seperti bertandang ke Lima melawan Peru. Dimulai dari laga yang harus dimenangkan menjamu Paraguay, lalu pasukan Oscar Washington Tabarez akan melakoni tiga laga tandang beruntun.

Jika tak bisa meraih poin signifikan, alamat Luis Suarez Cs akan gagal melanjutkan petualangan di Brasil 2014.

2. Portugal
Pemain timnas Portugal.

Portugal menghadapi tantangan besar untuk lolos ke Brasil 2014. Seleccao masih terpaku di posisi 3 klasemen sementara grup, meski baru memainkan 4 dari 10 laga.

Cristiano Ronaldo cs tertinggal 5 poin dari pimpinan klasemen sementara grup, Rusia. Portugal pun diprediksi akan kesulitan lolos otomatis alias menjadi juara grup. Poin Seleccao (7) juga disamai Israel sehingga harus bekerja keras untuk meraih tiket playoff.

Portugal bisa dibilang spesialis lolos ke turnamen besar lewat playoff. Tapi, tim asuhan Paulo Bento ini akan menghadapi 6 laga berat, termasuk melawat ke kandang tim-tim kuat.

3. Prancis


Sepertinya ironis menjadikan tim yang belum terkalahkan bakal gagal lolos ke Piala Dunia. Tapi, kenyataan itu bisa terjadi kepada Prancis.

Tak lain karena Les Bleus ketiban sial harus segrup dengan juara bertahan Spanyol, dimana hanya juara grup yang lolos otomatis ke Brasil.

Prancis mungkin sedang menjalani era perbaikan di tangan Didier Deschamps. Tapi, beberapa hasil terakhir menunjukkan Spanyol memang lebih difavoritkan.

Prancis masih bisa lolos dari jalur playoff. Tapi, kekhawatiran publik Prancis yakni timnya akan bersua lawan tangguh di sana.

4. Paraguay
Roque Santa Cruz (kiri)
Paraguay selalu lolos ke 4 Piala Dunia terakhir. Sayangnya, Paraguay kini berada di papan bawah klasemen kualifikasi Conmebol. Posisi realistis yang dibidik yakni 5: playoff.

Setelah 9 laga, Paraguay tertinggal 5 poin dari zona lolos. Mereka juga akan melakoni laga tandang berat ke Uruguay dan Ekuador.

Faktor ketajaman lini depan menjadi problem terbesar Albirroja. Paraguay hanya mencetak 6 gol dari 9 laga. Tugas berat menanti pelatih anyar Gerardo Pelusso untuk mengembalikan ketajaman penyerangnya. Juga menghapus rekor buruk tak mampu mencuri poin dalam 5 laga tandang.

5. Serbia

Serbia mendapatkan undian tak mudah karena harus segrup dengan Kroasia dan Belgia. Dua tim terakhir menjadi penguasa bersama grup dengan keunggulan 6 poin atas Serbia.

Sejauh ini, penampilan Serbia memang memprihatinkan. Mereka hanya mengoleksi satu kemenangan (6-1 menjamu Wales) dalam empat laga.

Setelah itu, Branislav Ivanovic Cs harus kalah mengejutkan di kandang dari Belgia serta di kandang Macedonia. Langkah Serbia semakin terjal karena pada laga berikut harus tandang ke Belgia dan Kroasia, juga Wales.

sumber
Readmore...

5 Pembelian Pemain Terburuk Chelsea Sepanjang Era Roman Abramovic

0 komentar
 

Chelsea jelas menjadi salah satu tim terbaik dunia dengan pembelian-pembeliannya yang luar biasa. Kebijakan transfer tim milik Roman Abramovich itu berujung pada setumpuk trofi di Stamford Bridge.

Namun, tidak semua pembelian sang taipan minyak Rusia efektif membangun prestasi klub. Tercatat ada beberapa pemain bagus yang gagal bersinar di Chelsea. Berikut lima pembelian terburuk Chelsea sepanjang era Abramovich, versi Times:

5. Mateja Kezman (Juli 2004, £5,3 juta)

Kezman mendapatkan masalah yang sama dengan Fernando Torres saat ini. Ia sama sekali gagal memperbaiki reputasinya di Stamford Bridge. Hanya tujuh gol ia lesakkan dalam 40 laga.

Gol terindah Kezman mungkin terjadi pada Final Piala Carling yang berujung gelar pertama Chelsea di era Roman Abramovich. Sayang, karirnya di Inggris berujung tragis.

4. Yuri Zhirkov (Juli 2009, £18 juta)
Kedatangan Zhirkov ke Chelsea menjadikan pemain ini sebagai pemain termahal Rusia sepanjang sejarah, mengungguli pemain Arsenal, Andrei Arshavin.

Sempat menjanjikan pada awal-awal penampilannya, Zhirkov akhirnya mulai tersingkir dari skuad utama setelah mengalami cedera beruntun. Ia bermain hanya 29 laga dalam dua musim sebelum akhirnya kembali ke Rusia.

3. Juan Sebastian Veron (Juli 2003, £15 juta)
Kehadiran Veron ke Stamford Bridge dari Manchester United sebenarnya disadari sebuah kesalahan. Sudah semakin tua usia pemain Argentina ini membuat dirinya jarang tampil di skuad utama.

Veron terlihat sulit beradaptasi dengan situasi Chelsea dan kerap terbentur cedera. Ia hanya bermain 15 kali dengan kostum The Blues.

2. Andriy Shevchenko (Mei 2006, £30 juta)
175 gol dalam 322 laga bersama AC Milan membuat Chelsea silau akan ketajaman Shevchenko. Kedatangannya pun menjadikan dirinya penyerang termahal di sejarah Liga Inggris (sebelum dipecahkan Fernando Torres).

Debutnya berjalan manis saat ikut menjebol gawang Liverpool di ajang Community Shield, tapi karir Sheva langsung menukik tajam. Hanya 22 gol ia sarangkan dalam tiga tahun karirnya di Chelsea.

Sebenarnya tidak buruk. Tapi yang membuat Shevchenko masuk ke daftar ini adalah besarnya angka transfer dan gagalnya ia memenuhi ekpektasi tinggi yang berada di bahunya.

1. Adrian Mutu (Juli 2003, £15,8 juta)
Mutu didatangkan setelah tampil bagus di Parma, Verona dan Timnas Rumania. Empat gol ia cetak dalam tiga laga perdana, namun pada akhir musim hanya 10 gol tercipta dari kakinya.

Namun yang jadi noda adalah buruknya sifat Mutu di luar lapangan. Pada September 2004, Mutu gagal lolos tes urine yang tercemar kokain. Dia terkena skors tujuh bulan dan denda £20.000. Tidak sampai di situ, hubungan sang pemain dengan Chelsea semakin buruk akibat masalah pesangon.

sumber
Readmore...
2 Jan 2013

5 Bursa Transfer Pemain "Memanas" di Musim Dingin 2013

0 komentar
 
Tepat 1 Januari 2013, bursa transfer resmi di buka untuk kali kedua dalam satu musim ini. Setiap klub diberi kesempatan melakukan transaksi untuk membenahi skuad mereka dalam waktu satu bulan penuh.

Lazimnya, arus keluar-masuk pemain di Januari ini tidak akan sederas pada musim panas. Meskipun begitu tidak menutup kemungkinan akan ada klub ataupun nama pemain papan atas yang terlibat di dalamnya.

Berikut adalah lima rumor transfer yang diyakini akan semakin memanas di Januari 2013:

1. Frank Lampard
Frank Lampard
Kabar kepindahan Lampard dari Chelsea bukan hal baru. Sejak awal musim isu itu sudah mulai berhembus, apalagi dia sempat jarang dimainkan di skuad utama The Blues. Namun rumor transfer tersebut semakin mencuat setelah tampuk kepelatihan beralih dari tangan Roberto Di Matteo kepada Rafael Benitez.
Wacana yang muncul, Lampard akan dilepas ke beberapa klub peminat, mulai dari LA Galaxy yang akan memplotnya sebagai pengganti David Beckham, ada juga klub divisi II Liga Perancis yang sekarang dilatih oleh mantan mentornya Claudio Ranieri, AS Monaco, hingga yang terakhir desas-desus minat Manchester United memboyong pemain 34 tahun tersebut ke Old Trafford.

Namun di lain sisi, kepergian Lampard dari Stamford Bridge sangat tidak diharapkan oleh fans. Selain karena sudah menjadi ikon klub, belakangan mantan penggawa West Ham United itu terus menunjukkan grafik permainan meningkat. Dalam dua pertandingan terakhir, dia berhasil menyumbangkan tiga gol, termasuk brace ke gawang Everton pada akhir pekan kemarin.

2. Theo Walcott


Sama halnya dengan Lampard, perdebatan soal kelanjutan karir Theo Walcott di Arsenal juga terus mewarnai pemberitaan media sejak Juni lalu. Durasi kesepakatan kerja sama terdahulu winger 23 tahun itu akan tuntas di akhir musim. Tapi hingga kini dia masih menolak menandatangani tawaran kontrak baru yang telah diajukan manajemen.

Kondisi itu terang membuat The Gunners ketar-ketir. Jika tidak juga mengikat kerja sama baru, maka bukan tidak mungkin mereka kehilangan bintang muda tersebut pada Juni mendatang tanpa mendapatkan kompensasi apapun.

Jalan terakhir buat Arsenal agar tidak terlalu rugi adalah menjual Walcott di Januari ini. Bukan hal yang sulit mengingat klub-klub seperti Manchester City, Manchester United dan Juventus sudah mengantre untuk mengakuisisi status kepemilikan Walcott.

3. Alexandre Pato dan Robinho
Alexandre Pato

Setelah pada awal musim melepas bomber maut Zlatan Ibrahimovic ke PSG, kemungkinan besar pada Januari ini AC Milan kembali melego dua aset di lini depan. Ya, mereka adalah Alexandre Pato dan Robinho.

Tapi berbeda dengan kasus Ibra serta bek Thiago Silva yang dilelang atas desakan dari manajemen. Untuk transfer Pato dan Robinho, justru kedua bomber asal Brasil itu sendiri yang meminta segera dilepas oleh klub.

Pato diyakini hanya tinggal selangkah lagi bergabung ke Corinthians. Agennya, Gilmar Veloz, menegaskan kepindahan Pato ke sana akan selesai pada 3 Januari, besok. Calcio News memastikan Rossoneri sudah sepakat melepas 'Si Bebek' dengan nilai transfer €15 juta setara Rp150 miliar.

Setali tiga uang dengan Pato, Robinho juga disebut-sebut akan kembali ke Brasil. Dia bakal bergabung dengan Santos. Sedangkan untuk nilai transfer, Milan ingin kompensasinya mencapai €12 juta setara Rp153 miliar.

Sesuai janji manajemen, jika jadi melepas dua bomber tersebut, maka Milan bakalan langsung mendatangkan penggantinya. Dua kandidat yang kini sering diperbincangkan adalah Didier Drogba dan Mario Balotelli. Drogba diketahui tengah gelisah di Shanghai Shenhua. Problem keuangan yang melilit klub Liga China itu membuatnya terpaksa berpikir ulang untuk tetap bertahan. Sebagai catatan, keuntungan Milan jika menggaet Drogba yakni dia bisa dimainkan di Liga Champions karena tidak terkena regulasi cup tied.
Untuk Balotelli, Milan bisa menjadi penyelamat buat mantan striker Inter Milan yang tengah melempem performanya di Manchester City tersebut. Hal lain yang mendukung kepindahan 'Super Mario' ke San Siro ialah sudah menjadi rahasia umum bahwa Balotelli merupakan fan setia Milan sejak masih kanak-kanak, jadi bakalan sulit buatnya menapik ajak bergabung ke skuad asuhan Massimiliano Allegri.

4.Wesley Sneijder
Wesley Sneijder
Sudah sekitar satu bulan Sneijder tidak menjajakkan kakinya di lapangan hijau bersama skuad Nerazzurri. Pelatih Andrea Stramaccioni sengaja membekukan status pemain yang terus dihantui cedera sejak awal musim, karena tak kunjung menyepakati kontrak baru yang ditawarkan manajemen.

Kubu Inter Milan ingin Sneijder mengikat kesepakatan anyar, namun dengan pemotongan upah menjadi sebesar €6 juta atau setara Rp93 miliar per musim. Hingga kini dia masih menolak, bahkan menyatakan siap hengkang jika itu memang menjadi langkah terbaik.

"Sudah jelas bahwa kepergian saya pada Januari nanti akan membawa kebaikan bagi semuanya. Jika transfer itu tak terwujud, saya akan bertahan. Saya masih terikat dengan klub ini hingga 2015," kata Sneijder.

Saat ini, sejumlah klub besar Eropa terus dihubung-hubungkan dengan pemain 28 tahun itu. Manchester City, Manchester United, Liverpool dan PSG adalah yang paling gencar memburu tanda tangan bekas pemain Real Madrid serta Ajax Amsterdam tersebut.

5. Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo dalam laga final  Copa del Rey
Transfer ini hampir pasti tidak akan terwujud dalam waktu dekat, namun kalau untuk membuat kehebohan dan menyita perhatian publik di Januari 2013,  maka rumor kembalinya Cristiano Ronaldo alias CR7 ke Manchester United adalah juaranya.

Belum apa-apa desas-desus comeback Ronaldo ke Old Trafford sudah langsung ikut menyeret dua nama lain. The Sun meyakini, jika MU mau melepaskan Luis Nani dan David De Gea ke Santiago Bernabeu serta memberikan tambahan £60 juta (Rp975 miliar), plus siap menggelontorkan £300.000 (Rp4,7 miliar) per pekan untuk gaji, maka mimpi Ronaldo kembali mengenakan kostum MU cuma tinggal sejengkal saja dari kenyataan.

Faktor lain, Ronaldo diyakini juga mulai gelisah karena isu hengkangnya pelatih Jose Mourinho semakin santer terdengar. Sekedar informasi, bintang Portugal tersebut juga sudah menolak kontrak baru yang ditawarkan Madrid. Selain lima ini, tentu masih ada banyak pemain yang digadang-gadang bakalan hengkang dari klub lama ke klub baru baik dengan status permanen, separuh kepemilikan atau bahkan pinjaman.
Sebut saja David Villa yang semakin tidak betah di Barcelona karena selalu menjadi cadangan dan mulai marak dikaitkan dengan Chelsea, Juventus, Arsenal dan Manchester City. Atau ada juga fenomena baru di Liga Inggris yakni Wilfried Zaha yang mulai digoda oleh sejumlah tim pengumpul talenta muda macam MU dan Arsenal.
Karena itu, hingga 31 Januari nanti, para pencinta sepakbola harus benar-benar pasang mata dan telinga untuk mengikuti perkembangan berita atau sekedar rumor transfer pemain-pemain kesayangannya.

sumber
Readmore...
21 Des 2012

5 Aksi Si Kontroversial "Joey Barton"

0 komentar
 

Pemain bernama lengkap Joseph Anthony "Joey" Barton, lahir pada 2 September 1982 adalah pemain sepakbola Inggris yang bermain sebagai gelandang sekaligus kapten Queens Park Rangers di Liga Premier musim ini.

Barton lahir dan dibesarkan di Huyton, Merseyside. Ia memulai karir sepak bolanya dengan Manchester City pada tahun 2002. Penampilan bersama Manchester City telah menorehkan 150 pertandingan dengan mengemas 15 gol. Dia kemudian bergabung dengan Newcastle United untuk biaya sebesar £ 5,8 juta pada bulan Juli 2007. Setelah 4 tahun dengan The Magpies, Barton bergabung dengan Queens Park Rangers pada bulan Agustus 2011.

Berikut aksi-aksi kontroversial Joey Barton di lapangan hijau.

1. Perkelahian dengan Ousmane Dabo

Kejadian bermula ketika Barton menekel Dabo dengan kasar. Dabo pun membalasnya. Namun anehnya, Barton malah marah diperlakukan seperti itu. Sempat mereda, Barton justru memukul Dabo yang sebenarnya tidak ingin melanjutkan masalah itu. Dan perkelahian pun tak terhindarkan.
Akibat perkelahian itu, Dabo sampai mengalami luka serius di bagian bawah matanya yang membengkak. Ia merasa beruntung tidak sampai kehilangan penglihatannya.
Barton akhirnya mendapat hukuman dari manajer City saat itu, Stuart Pearce. Selain itu, Barton juga harus mendekam dalam penjara lantaran Dabo melaporkan insiden itu ke pihak yang berwajib.

2. Memukul Morten Gamst Pedersen

Kejadian bermula ketika tejadi pelanggaran di depan kotak penalti Newcastle United. Barton yang berlari menghampiri wasit, tiba-tiba bersenggolan dengan Pedersen. Tak terima dengan senggolan tersebut, si "Bad Boy" langsung memukul Pedersen di bagian rusuk, yang membuat gelandang Blackburn Rovers itu terjatuh. Barton sempat mengelak dengan alasan hanya menyentuh dada Pedersen. Namun, atas aksi tersebut Barton mendapat sanksi larangan bermain 3 pertandingan.

3. Melayangkan tendangan ke arah Dickson Etuhu

Bermula ketika terjadi perebutan bola antara Barton dan Etuhu. Etuhu yang hendak merebut bola tiba-tiba mendapat tendangan di daerah kemaluan. Sempat terlibat cekcok antar kedua pemain. Namun tak sampai ke dalam sebuah perkelahian.

4. Terlibat perkelahian dengan Gervinho

Keributan yang terjadi antara Gervinho dan Joey Barton dalam pertandingan Newcastle United vs Arsenal. Kejadian itu sendiri bermula saat Gervinho terjatuh di kotak penalti Newcastle dan Joey Barton yang menganggap hal itu sebagai diving langsung bereaksi keras dengan memaki, mengangkat dan menarik kaos Gervinho. Tak terima perlakuan Barton, Gervinho balik membalas dengan melayangkan pukulan ke wajah Barton. Barton sempat terjatuh setelah menerima pukulan dari Gervinho. Namun, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Barton. Sementara Gervinho harus rela dengan kartu merahnya. Dalam pertandingan ini, Barton juga terlibat cekcok dengan Diaby dan Alex Song.

5. Terlibat keributan dengan pemain Manchester City

Dan yang paling terbaru adalah ketika Joey Barton kembali berulah ketika laga dramatis Manchester City kontra Queens Park Rangers malam tadi di Etihad Stadium. Pertama Barton menyikut striker City Carlos Tevez di dekat kotak penalti yang berujung pada kartu merah. Tindakan tak terkontrolnya tak hanya sampai di situ, Barton kemudian terlihat menendang Sergio Aguero dengan menggunakan lututnya. Kemudian menanduk Vincent Kompany sebelum akhirnya berkonfrontasi dengan Mario Balotelli di pinggir lapangan. 

Ya, itulah beberapa aksi dari sekian banyak aksi kontroversi yang dilakukan Joey Barton di dalam lapangan. Belum termasuk 'kenakalan' di luar lapangan. Sosok seperti inilah yang sebenarnya dapat merusak tim sendiri maupun tim lawan. Namun bisa dikatakan sosok seperti juga yang membuat sepakbola bukan hanya sebuah pertandingan olahraga, namun juga menjadikan sepakbola menjadi sebuah drama yang penuh drama. Gak ada bad boy, gak akan seru.

sumber
Readmore...