26 Okt 2012

Benda Teraneh yang Pernah Dilempar ke Dalam Lapangan Sepakbola

0 komentar
 
Sepanjang sejarah sepakbola, ada banyak suporter yang fanatik terhadap klubnya. Dan banyak cara juga mereka apresiasikan untuk klub tercinta dari nyanyian untuk memeriahkan suasana hingga bunyi petasan yang membahana di stadion. Itu semua mereka lakukan untuk menunjukan bahwa mereka ada di sana sebagai pemain ke-12.

Tapi terkadang para fans fanatik ini terlalu jauh dalam mengapresiasikan sebuah klub kesayangan mereka. Berikut ini adalah benda teraneh yang pernah dilempar supporter ke dalam lapangan sepakbola sepanjang sejarah.


1. Bola Pantai

 
Terjadi di Skotlandia pada pertandingan Celtics vs Glasgow.


2. Kepala Babi

 
Ini merupakan bentuk kekesalan fans Barcelona terhadap Luis Figo, karena Figo pindah ke Real Madrid yang merupakan musuh bebuyutan Barcelona.
3. Scooter
Ini terjadi pada saat pertandingan Inter Milan vs Atalanta. Sebelum pertandingan dimulai, fans Inter mencuri scooter dari fans Atalanta dan memasukkannya ke dalam stadion. Scooter di simpan di tempat kosong di dalam Stadion San Siro dan berusaha diarahkan ke dalam lapangan.
4. Kelinci
Ini terjadi di Yunani, ketika pertandingan tim Apoel vs Omonia Nicosia berlangsung.
 
5. Babi
Ini terjadi pada salah satu klub di Polandia.
6. Botol Whisky
 
Terjadi di Spanyol tahun 2006, pada saat pertandingan Atletico Madrid vs Sevilla.
7. Donat
 
Suporter Hajduk Split (Kroasia) memprotes presiden klub mereka dengan melempar donat ke dalam lapangan. Kebetulan Presiden Klub mereka mempunyai perusahaan kue donat.
8. Granat Tangan
Dalam pertandingan pada tahun 1966 pertandingan antara Millwall dan Brentford di Den Lama, seseorang dari penonton melemparkan granat pada Brentford kiper Brodie Chic, yang mendarat tepat di tujuan.
Setelah mendapatkan lemparan dari penonton, Brodie meminta hakim garis untuk datang mengecek benda apa yang dilempar untuknya, setelah hakim garis mengecek bahwa benda itu granat, ia langsung mengisyaratkan semua pemain untuk meninggalkan lapangan secepat mungkin.
9. Bola Tenis
 
Para penggemar Hull City memutuskan untuk melempar bola tenis pada pertandingan Piala Liga di Stadion Reebox melawan Bolton untuk mendapatkan perhatian media Lloyd. Dan itu berhasil.
Readmore...

Sejarah Kostum Bola Ternyata Unik

0 komentar
 
Demam Piala Eropa 2012 tidak hanya membuat mata terpaksa melek saat pertandingan berlangsung dini hari, melainkan penjualan jersey (kaos) tim nasional favorit ikut melonjak naik. Posting di beberapa jejaring sosial pun semakin marak dengan transaksi antara pedagang dan pembeli online.

Jersey sepak bola biasanya menerakan nomor pemain di bagian belakang sesuai posisi dan ketenaran sang pemain. Tak jarang, nomor yang dipakai pemain top dijadikan nomor keramat, seperti misalnya Pele dan Maradona yang selalu bernomor punggung 10.


Yang menarik, kapankah nomor punggung di kostum pemain bola mulai digunakan? Jawabannya adalah tanggal 25 Agustus 1928. Saat itu Arsenal dan Chelsea menorehkan nomor punggung di baju mereka saat bertanding melawan The Wednesday (kemudian jadi Sheffield Wednesday) serta Swansea Town di hari yang sama.

Setelah beberapa kali eksperimen – tentu ada pihak kontra yang beranggapan nomor punggung bisa merusak warna kostum – maka Inggris memutuskan memberlakukan nomor punggung sebagai bentuk permanen dari kostum pesepakbola. Awalnya, sebelas pemain starting memakai pakaian bernomor punggung yang dirunut dari angka 1 hingga 11, dan seorang pemain dapat menggunakan nomor punggung berbeda dalam satu musim.


Walau tak ada aturan pasti yang menentukan nomor punggung mewakili posisi tertentu di lapangan, secara
de facto sebuah standar telah muncul dan dipakai sebagian besar tim sepakbola, dengan beberapa pengecualian.

Secara umum para penjaga gawang memakai nomor punggung 1. Kesepakatan tak tertulis ini nyaris diterima secara universal. Bek atau pemain belakang mengunakan nomor 2 dan 6. Para gelandang kebanyakan memakai nomor 4, 6, 7, 8, 10, serta 11 (nomor 11 dan 7 secara tipikal digunakan para pemain sayap kiri dan kanan). Sementara para striker suka menggunakan nomor 9 dan 10, dan kadang nomor 7, 8, serta 11.


Tatkala sistem pergantian pemain diperkenalkan dalam sepakbola di tahun 1965, pemain cadangan mengambil nomor punggung 12 dan seterusnya. Sebagai catatan, pada masa tersebut nomor 13 masih diharamkan berhubung takhyul sebagai angka sial.


Pemakaian nomor punggung yang ditetapkan secara pasti pada tiap pemain dalam sebuah skuad diperkenalkan pada Piala Dunia 1954. Setiap pemain dari masing-masing negara yang masuk daftar 22 pemain memakai nomor punggung tertentu dan sama sepanjang turnamen berlangsung. Hasilnya, nomor punggung 12 hingga 22 bisa diberikan pemain lainnya di dalam skuad, tanpa perlu memperhatikan posisi pemain bersangkutan di lapangan.


Sebuah tim dapat memasukkan pemain sebagai starter tanpa perlu mengutamakan pemain bernomor punggung 1 hingga 11. Meski nomor punggung 1 sampai 11 cenderung diberikan pada para pemain inti, faktanya pemain boleh memilih angka yang digemari. Contohnya Johan Cruyff yang bersikeras menggunakan nomor 14.



Argentina Tampil Beda




Pada Piala Dunia 1978 dan 1982, timnas Argentina mencoba tampil beda. Mereka mengurutkan sesuai nama sang pemain secara alphabet. Hasilnya, para pemain di bangku cadangan (bukan kiper) dapat menggunakan nomor punggung 1.


Kejadian ini mengakibatkan Badan Sepak bola Dunia (FIFA) akhirnya menelurkan regulasi hanya kiper yang boleh memakai nomor punggung 1.


Munculnya Sponsor


Konsep sponsor pada kaos seragam sepak bola mulai dikenal pada tahun 1950-an. Pada era ini Austria, Denmark, dan Prancis adalah beberapa negara yang klub-klub sepak bolanya mulai menampilkan sponsor pada jersey mereka. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memperoleh tambahan pendapatan.

Namun, tidak semua klub di Eropa melakukan hal yang sama. Sebab, banyak liga di negara-negara daratan Eropa melarang adanya logo dan nama pada kaos seragam suatu klub selain nama dan logo klub itu sendiri.


Era baru sponsorship pada kaos jersey bola terjadi pada tahun 1973. Adalah Mast Günter, sosok pioner yang memiliki ide untuk mensponsori klub sepak bola di tahun tersebut.

Ketika itu, Mast Günter menjalin kerja sama sponsorship dengan sebuah klub bernama Eintracht Braunschweig. Mast Günter menempatkan logo Jagermeister pada kaos klub yang bermain di Bundesliga ini. Jagermeister adalah merek minuman beralkohol yang merupakan produk utama dari perusahaan Mast-Jägermeister AG yang berbasis di Jerman.

Sebenarnya logo Jagermeister sebelumnya pernah diluncurkan ketika Mast-Jägermeister AG menjadi sponsor tim balap motor. Akan tetapi, olahraga sepak bola yang memiliki banyak sekali penyuka dianggap menjanjikan peluang yang jauh lebih besar untuk berpormosi. Mast pun mengalihkan sponsor dari balap motor ke sepak bola.

Untuk kerja sama ini, Eintracht Braunschweig mendapat bayaran sekitar 160.000 hingga 800.000 Marks untuk masa kontrak lima tahun. Eintracht Braunschweig menempatkan logo Jagermeister di bagian depan kaos seragam klub ini.


Mulanya asosiasi sepak bola Jerman tidak meluluskan permintaan Eintracht Braunschweig untuk memakai kaos jersey yang terdapat logo sponsor. Hanya saja, ketika semua pemain klub ini memilih untuk mengganti logo tradisional mereka dengan logo Jagermeister, liga pun tidak dapat berbuat apa-apa.


Eintracht Braunschweig mengenakan seragam barunya ini pada tanggal 23 Maret 1973. Tujuh bulan kemudian, sponsor pada kaos jersey bola resmi dilegalkan oleh Bundesliga.


Ketika sponsor pada kaos jersey bola telah mendapatkan tempat di Jerman, tidak demikian dengan di Inggris. Liga Inggrias bahkan mengancam akan menjatuhkan sanksi berupa denda yang besar pada klub yang mengenakan seragam yang memuat tulisan atau logo dari perusahaan sponsor.


Liga Inggris baru mulai mengizinkan sponsor pada kaos jersey bola empat tahun setelah Jerman melakukannya.


Sumber
Readmore...
22 Okt 2012

7 Tipikal Striker Sepakbola

0 komentar
 
Anda penggemar olahraga sepakbola ?
Tunggu dulu, Jangan ngaku seorang Manchunian, Milanisti, Barcelonista ataupun Liverpudlian, kalau belum mengerti betul dengan macam-macam tipe striker sepakbola, berikut tipikal seorang striker sepakbola :
1. Deep-lying forward
Deep-lying forward cenderung untuk mundur ke lini tengah untuk menjemput bola, dan kemudian mendistribusikan kembali ke rekannya yang bermain di belakang dia, atau mencoba menahan bola sampai rekan-rekannya bisa bergerak maju ke depannya. Role ini sangat berguna baik kala diterapkan pada striker tunggal maupun pada salah satu striker. Dlf biasanya musti memiliki ketangguhan (atribut strength) yang baik dan sedikit kreatif (creativity). Ia juga harus bisa diharapkan saat peluang mencetak gol datang.
Seperti layaknya target man, ia juga cenderung untuk bermain membelakangi gawang lawan dan cenderung lebih banyak menggunakan kaki dibandingkan menggunakan tinggi badannya untuk menyundul bola. Biasanya seorang dlf tidak akan mencetak banyak gol, namun sebagai striker tunggal ia bisa menciptakan peluang dan ruang bagi rekannya untuk mencetak gol.
Atribut kunci:
kekuatan tubuh
kreativitas
stamina
jumping
heading
sentuhan pertama
tendangan jarak jauh
Contoh aktual:
Robin van Persie
2. Target man
Target man adalah penyerang tinggi besar yang bisa ditugaskan untuk menahan bola (hold up ball) atau membelokkan umpan kepada rekan strikernya. Dengan kemampuannya yang istimewa saat meloncat menyundul bola (jumping, heading, strength), ia adalah pemain yang tepat saat ditujukan umpan-umpan lambung. Ia bisa meneror pertahanan lawan dengan keunggulan fisiknya saat umpan silang (crossing) datang. Seorang target man tidak perlu menjadi penyerang tertajam di dunia atau mempunyai skil teknik yang memukau. Dengan keistimewaan fisiknya ia bisa membuat pertahanan lawan terbuka dengan menahan bola selama mungkin sampai rekannya yang lebih kreatif datang untuk mencetak gol.
Atribut kunci:
kekuatan tubuh
stamina
jumping
heading
sentuhan pertama
antisipasi
keberanian
dpengambilan keputusan
kerjasama tim
Contoh aktual:

Zlatan Ibrahimovic
3. Poacher
Poacher adalah salah satu role yang semakin langka untuk bisa ditemukan dalam level atas sepakbola modern. Kenyataanya, sepakbola modern kini lebih ‘menghargai’ penyerang yang tidak hanya bisa mencetak gol saja tetapi bisa juga membantu rekan gelandangnya, kreatif dan terus bergerak demi menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Sedangkan poacher hanya bisa melakukan sedikit dari tugas-tugas diatas.
Tugas seorang poacher memang ‘hanya’ berkeliaran di sekitar kotak penalti lawan, menciptakan sedikit ruang bagi dirinya sendiri saat menyambut umpan terobosan atau umpan silang demi mencetak gol. Seorang poacher yang bagus bisa mencetak 30 gol lebih semusimnya, tetapi seluruh tim harus mau ‘berkorban’ untuknya. Poacher juga selalu membutuhkan partner penyerang, jika tidak maka ia akan ‘kesepian’ di depan sendirian. Rekan gelandangnya harus banyak mensuplai bola ke kotak penalti untuk menciptakan peluang gol baginya. Seorang poacher harus ‘berdarah dingin’, tajam luar biasa saat di depan gawang, punya pergerakan tanpa bola yang brilian dan sangat konsisten.
Atribut kunci:
ketenangan
tendangan
posisi / gerakan tanpa bola
kecepatan
dribbling
pengaruh pada tim
sentuhan pertama
pengambilan keputusan
Contoh aktual:

Raul Gonzalez
4. Advanced forward
Penyerang jenis ini biasanya sering berdiri sejajar dengan bek lawan terakhir demi mengharapkan umpan terobosan dari rekannya, baik dari gelandang maupun dari partner strikernya. Oleh karena itu ia bisa terisolasi di depan jika tidak dibantu oleh rekan gelandang menyerang atau duetnya sesama penyerang.

Advanced forward biasanya cepat, lumayan bagus dalam skil teknik, dan yang pastinya sangat tajam dalam mencetak gol. Advanced forward bisa dibilang “poacher” yang mempunyai skil lebih, ia bisa mundur sedikit jika dibutuhkan untuk memberi tekanan pada centre back lawan ataupun untuk menerima umpan. Advanced forward diplot untuk menjadi titik fokus bagi rekannya saat menyerang dan diharapkan bisa menjadi top skor bagi timnya. Oleh karena itu ia harus bisa diandalkan dan dapat menangani tekanan dengan baik.
Atribut kunci:
ketenangan
tembakan
gerakan tanpa bola
kecepatan
pengaruh pada tim
sentuhan pertama
pengambilan keputusan
kreativitas
technique
dribbling
Contoh aktual:

Fernando Torres
5. Complete Forward
Terkadang sebuah tim bisa sangat beruntung saat mendapatkan seorang penyerang yang lengkap; pemain bertubuh tinggi, tangguh saat di udara, cepat, brilian saat membawa bola, dan sekaligus pencetak gol handal. Complete forward yang serba bisa tak canggung saat diminta menjadi striker tunggal ataupun dipasangkan dengan penyerang lain. Ia bisa bermain membelakangi gawang lawan (back-to-goal) ataupun mencoba ‘menempel’ bek terakhir lawan guna menyongsong umpan terobosan. Intinya, dengan memberinya role ‘complete forward’ berarti memberinya ijin untuk melakukan apapun yang dirasanya perlu untuk membantu lini tengah, mencetak gol ataupun memberi assist kepada rekannya.
Atribut kunci:
kekuatan tubuh
stamina
ketenangan
shooting
gerakan tanpa bola
kecepatan
pengaruh pada tim
sentuhan pertama
pengambilan keputusan
kreativitas
technique
dribbling
jumping
heading
anticipation
Contoh aktual:

Didier Drogba
6. Defensive forward
Defensive forward bisa dikatakan sebagai versi defensif dari ‘deep-lying forward’. Ketika sebuah tim bermain melawan musuh yang jauh lebih kuat, maka pertahanan kita akan selalu membutuhkan bantuan ekstra sebanyak mungkin. Salah satu pilihan adalah meminta striker untuk turun sejauh mungkin dan ikut memberi ‘pressure’ pada lini tengah lawan. Dengan melakukan ini memang serangan tim akan kurang menggigit, namun ini mungkin lebih baik daripada kalah telak dari lawan. Seorang defensive forward membutuhkan stamina dan tackling yang cukup baik, dan bersedia bekerja ekstra keras. Jika dimainkan sebagai striker tunggal maka ia membutuhkan bantuan dari rekan gelandangnya untuk menciptakan peluang. Jika dipasangkan dengan striker lain, maka ia akan berusaha keras mensupport rekannya tersebut.
Atribut kunci:
work rate
stamina
shooting
tackling
kecepatan
Contoh aktual:

Dirk Kuyt
7. Trequartista
Seperti versi amc-nya, Trequartista di posisi forward akan banyak bergerak guna menciptakan ruang yang bisa dimanfaatkan rekan-rekannya. Formasi 4-6-0 dari as roma misalnya mungkin lebih tepat disebut 4-5-1 dengan francesco totti bermain sebagai seorang trequartista. Trequartista di posisi forward sekilas hampir sama dengan seorang ‘inside forward’, tetapi bedanya seorang trequartista lebih memprioritaskan bagaimana menciptakan peluang dan baru mencetak gol ketika peluang itu datang. Sementara bagi seorang inside forward adalah kebalikannya.
Atribut kunci:
creativity
gerakan tanpa bola
passing
technique
pengaruh pada tim
sentuhan pertama
antisipasi
pengambilan keputusan
dribbling
kerjasama tim

Contoh aktual:


Wesley Sneijder
Readmore...

5 Alasan CR9 Seharusnya Tetap Menjadi CR7

0 komentar
 

Cristiano Ronaldo yang kini dikenal sebagai CR9 di Real Madrid, seharusnya bertahan di Manchester United. MU dianggap sebagai klub paling tepat buat CR7. Seorang fans berat MU, Arunava Nag menuliskan alasan seharusnya CR9 bertahan sebagai CR7. Old Trafford dianggap sebagai rumah paling tepat buat Pemain Terbaik Dunia 2008 itu. Berikut lima alasan logisnya seperti dilansir Goal :
1. Lebih Banyak Medali
Dengan bertahan di Manchester United, Ronaldo akan lebih banyak meraih trofi. Real Madrid merekrutnya pada musim panas lalu demi mencapai target meraih trofi Liga Champions yang tahun ini finalnya akan digelar di Santiago Bernabeu.
Tapi, klub raksasa Spanyol itu gagal lolos ke delapan besar. Sedangkan Setan Merah dengan mudah melangkahi AC Milan. Bahkan, MU kini menjadi salah satu favorit juara.
2. Tampil Semakin Bagus
Ronaldo bermain di bawah Sir Alex Ferguson selama enam tahun. Tentu, pemain 25 tahun ini akan tampil semakin bagus. Manajer asal Skotlandia itu mengenal dirinya dengan sangat baik. Di Madrid, Ronaldo sedang berkembang di bawah Manuel Pellegrini.
3. Minim Gangguan Media
Sir Alex Ferguson punya hubungan baik dengan media. Pengaruhnya bisa menjauhkan gangguan media Inggris kepada para pemain United.
Di Real Madrid, setiap jengkal langkah pemain dimonitor dan dianalisis media Spanyol. Ronaldo sangat di bawah tekanan.
4. Stabilitas
Real Madrid masuk daftar klub yang minim stabilitas. Manajer dan pemain datang dan pergi dengan cepat. Jadi, Ronaldo tak bisa menggaransi karirnya akan berakhir di Madrid.
Sedangkan di Manchester, Sir Alex Ferguson telah berkuasa selama hampir 24 tahun. Sir Alex lebih baik menciptakan bintang daripada membelinya. Sir Alex pernah bilang akan menerima Ronaldo dengan tangan terbuka jika ingin kembali ke MU.
5. Lebih Banyak Dukungan Fans
Di MU, fans sangat mendukung dan selalu berada di belakang para pemain, meski baru saja meraih hasil kurang bagus. Tapi, fans Real Madrid justru langsung melawan pemain, pelatih bahkan presiden klub saat kondisi sedang tak bagus. Ronaldo terancam diteriaki fans meski tampil di Santiago Bernabeu, saat tampil kurang bagus.

Sumber : http://pashaaldo.wordpress.com/2010/03/25/5-alasan-cr9-seharusnya-tetap-menjadi-cr7/
Readmore...
21 Okt 2012

Ritual Unik Bintang Sepakbola

0 komentar
 
Apa rahasia John Terry, bek tengah Chelsea hingga selalu tampil tangguh di lapangan ? Selalu memilih toilet yang sama sebelum bertanding.

Rupanya, ritual unik ini juga dimiliki beberapa bintang sepak bola lainnya, termasuk sang legenda, Pele. Nah, ayo kita lihat siapa saja dan apa saja kebiasaan aneh tersebut.



John Terry


  Foto: soccerjones.com

Selain kebiasaannya seperti yang sudah disebutkan: selalu buang air di toilet yang sama sebelum bertanding, dia juga selalu duduk di tempat yang sama di bus tim, mendengarkan CD Usher yang sama saat menuju tempat latihan (wow, Terry penggemar Usher), dan selalu memarkir mobil di tempat yang sama.

"Bahkan dia rela menunggu jika urinal itu sedang dipakai orang, padahal yang lain kosong," kata Lampard.


Mario Gomez

  Foto: spox.com

Hampir serupa dengan Terry, demikian juga Mario Gomez Garcia - ujung tombak klub Bayern Muenchen sekaligus pemain timnas Jerman keturunan Spanyol - selalu memilih toilet yang posisinya paling kiri.

Hmmm, apa jadinya bila hanya ada 1 toilet di stadion tersebut?


David James

 Foto: dailymail.co.uk
 
Jangan coba-coba ajak ngobrol atau wawancara David James sebelum pertandingan. Kiper Bristol City yang juga sudah melalang-buana ke berbagai tim (juga mantan kiper timnas Inggris) ini bakal diam seribu bahasa.

Memang begitu ritual uniknya, James  selalu 'puasa' bicara mulai dari H-1 pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan.

Tambahan, James juga hanya akan kencing di saat toilet tidak ada satu orang pun. Ritual dilanjutkan dengan meludah di dinding.

Hey, para pesepak bola... ada apa dengan toilet sehingga begitu penting?


Frank Lampard

  Foto: thisislondon.co.uk

Gelandang timnas Inggris dan Chelsea ini punya kebiasaa berbeda. Dia selalu memakai sepatu dan pelindung lutut sebelah kanan terlebih dulu dan memakai rute yang sama kala menuju ruang makan sebelum pertandingan. Ketika timnya kalah, Lampard akan membuang sepatu yang tadi dipakainya.

Duh, kalau mau sepatu bola gratis harus mengekor Lampard setiap bertanding dan berdoa semoga timnnya kalah. 


Gary Neville

  Foto: telegraph.co.uk

Pemain ini punya banyak ritual. Mulai dari menggunakan ikat pingang yang sama, sepatu yang sama, arftershave juga selama satu musim penuh. Kabarnya, Gary neville berusaha mengurangi ritualnya itu sekarang ini.


Pele

  Foto: suaramerdeka.com

Pele (nama lengkap: Edison Arantes do Nasciment), sang legenda dari Brazil yang ternyata juga punya kepercayaan unik.

Dia punya keyakinan, jika ingin terus menunjukkan penampilan terbaik maka harus bermain dengan jersey tim yang sama.Pernah pada suatu ketika dia secara tidak sadar memberikan kaosnya itu ke seorang fans.

Sadar telah membuat kesalahan, Pele meminta seseorang untuk mancari kaos tersebut. Penampilan Pele sendiri saat itu tidak karuan. Seminggu kemudian kaos Pele ditemukan dan dia bisa tampil baik lagi.
Rupanya, teman Pele yang memberi kaos tersebut tidak mengatakan jika kaos yang diberikannya itu adalah kaos lain. Ada-ada saja.

Selain kebiasaan unik, dua pemain di bawah ini bisa dibilang punya sisi religiositas yang teramat tinggi. Pastinya, banyak pesepak bola juga punya iman nan kuat. Setidaknya, sementara diwakili oleh:


Ricardo Kaka

 Foto: blog.beliefnet.com

Kabarnya, Kaka pemain bola yang selalu memperlihatkan simbol- simbol keyakinannya ke tengah lapangan.

Kaka pernah menjahitkan kalimat "God is Faithful" di lidah sepatunya. Lalu, dalam selebrasi kemenangan 4-1 Brasil atas Argentina di final Piala Konfederasi 2005, ia dan beberapa rekannya memakai baju bertuliskan “Jesus Loves You“ dalam berbagai bahasa.

Franck Ribery
 Foto: 3.bp.blogspot.com

Frank Ribery adalah simbol paling terkenal saat ini sebagai salah satu legion muslim di lapangan hijau. 

Pria Prancis yang menjadi muslim sejak menikah dengan wanita keturunan Maroko itu selalu mengangkat kedua tangannya dan berdoa di tengah lapangan, lalu mengusapkannya ke wajah, sebelum kickoff.

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2012/03/ritual-unik-bintang-sepak-bola.html
Readmore...