20 Feb 2013

3 Faktor yang Harus Diwaspadai Barca Saat Lawan Milan

0 komentar
 

Barcelona akan bertandang ke San Siro menghadapi AC Milan di laga leg 1 babak 16 besar Liga Champions, dinihari nanti. Dari catatan rekor pertemuan kedua tim, Barca menjadi pihak yang paling diunggulkan meraih kemenangan di laga nanti.

Selain dominan di rekor pertemuan kedua tim, Barca juga tidak bisa dipungkiri masih menjadi tim terbaik dunia saat ini. Kreatifitasnya di lini tengah serta dominasi penguasaan bola membuat tim Catalan ini setiap bertanding selalu menjadi favorit.

Dan pemainan cemerlang sampai awal 2013 ini membuat Barca benar-benar layak menjadi favorit memenangkan laga nanti. Namun, di saat yang sama, Barcelona juga harus mewaspadai sejumlah aspek yang bisa memutarbalikkan semua prediksi yang ada.

Seperti dilansi Bleacher Reports, berikut ini kelemahan yang harus diperbaiki Barca. Juga kelebihan Milan yang layak diantisipasi Barca:

1. Barca telah menelan dua kekalahan pada musim ini. Barca tidak kebobolan hanya di dua laga dari 15 pertandingan La Liga.
Ini membuktikan lini belakang Barca terbilang rentan. Menghadapi tim yang diperkuat bomber haus gol macam Stephan El Shaarawy membuat Barca tidak bisa terlalu jumawa menjamin gawangnya tidak kebobolan di laga nanti.
"Melawan Barca berarti kami akan menghadapi tim terbaik di dunia. Tapi, saya menolak anggapan kami akan menjadi tumbal keperkasaan Barca," tambah pelatih Milan, Massimiliano Allegri.

2. Milan sukses meraih enam kemenangan di 13 laga kandang terakhir mereka. Menjamu Barca, Milan sedang memiliki momentum dan kepercayaan diri tinggi. Ditambah posisinya sebagai tim yang tidak diunggulkan membuat Milan bebas tekanan dan berpotensi membuat kejutan mematikan untuk Barca.
"Selama aturan belum berubah, maka kami kira pertandingan nanti masih dimulai dengan posisi yang sama, 0-0 (seimbang). Kami harus yakin bisa maju ke babak berikutnya. Saya percaya tim bisa melakukannya dengan baik," lanjut Allegri.

3. Juga perlu diingat bahwa laga nanti berstatus laga tandang bagi Barca. Tidak mudah bagi sejumlah lawan untuk bertanding melawan Milan di San Siro. Hal ini tidak terlepas dari dukungan fanatik fans Milanisti yang bakal membuat bising stadion.

"Walaupun dipandang underdog, kami tetap percaya pada kemampuan diri sendiri," kata bek veteran Milan, Philippe Mexes yang ditugasi untuk menghentikan striker Barca, Lionel Messi.

sumber
Readmore...

4 Pemain Paling Potensial Tinggalkan Manchester City

0 komentar
 

Manajer Manchester City, Roberto Mancini tampaknya akan merombak skuadnya setelah musim ini tampak kesulitan menandingi rival sekotanya, Manchester United. Guna mendatangkan pemain anyar, beberapa pemain The Citizens terancam dibuang Mancini.

Bukan rahasia lagi jika Mancini kini tengah membidik beberapa pemain yang dianggapnya lebih mumpuni. Striker Napoli, Edinson Cavani menjadi salah satu yang paling diincar Mancini untuk mempertajam barisan depan The Citizens. Dan tentu untuk dapat mendapatkan Cavani, ManCity harus mengajukan tawaran yang menggiurkan.

Guna menggalang dana untuk mendatangkan Cavani, beberapa pemain Manchester Biru terancam dilego. Dan dari skuad yang dimiliki Mancio saat ini, ada empat pemain yang paling santer diberitakan akan didepak dari Etihad Stadion. Dilansir Soccerway, 4 pemain yang dimaksud adalah:

1. Samir Nasri

Samir Nasri jadi model majalah Esquire
Gelandang mungil Prancis ini memang sempat menjadi pemain andalan Mancini setelah diboyong dari Arsenal. Namun, performa Nasri musim ini jauh dari harapan. Faktor sering bolak-balik cedera menjadi salah satu penyebabnya. Nasri akan digunakan sebagai alat barter untuk mendatangkan Cavani.

2. Scott Sinclair

Scott Sinclair
Kedatangan Sinclair awalnya untuk menambal tempat yang ditinggalkan Adam Johnson. Sayangnya, performa winger lincah ini dianggap masih jauh dari harapan. Karena itu, opsi melego Sinclair kini santer terdengar di Stamford Bridge.

3. Edin Dzeko

manchester city tekuk southampton
Bukan rahasia lagi jika Dzeko menjadi pemain yang paling gusar di skuad arahan Mancini. Dan Mancini sendiri tampaknya telah mantap untuk melego Dzeko demi memberi ruang bagi Cavani yang akan menjadi target perburuan The Citizens.

4. Joleon Lescott


Bek tengah The Citizens ini mulai sering dipinggirkan Mancio. Sempat menjadi tandem ideal bagi Vincent Kompany, bek timnas Inggris ini justru punya rapor merah bagi Mancini. Sering melakukan blunder menjadi salah satu alasannya.


sumber
Readmore...
19 Feb 2013

11 Pemain "Dream Team" Pilihan Rio Ferdinand

0 komentar
 
Bek veteran Manchester United, Rio Ferdinand, berkesempatan memilih 11 pemain yang pantas masuk tim fantasinya pada program acara One2Eleven di Sky Sports. Siapa saja pemain yang dipilih Ferdinand?

1. Edwin van der Sar (kiper)
Edwin Van Der Sar  di Jakarta
"Saya bermain dengan sejumlah kiper terbaik. David Seaman kiper fantastis. Nigel Martyn kiper bagus, tapi saya harus memilih Edwin van der Sar. Dia tenang ketika dalam tekanan, dia tidak pernah naik. Saya pikir itu hal penting jika bermain. Dia tidak banyak bicara di ruang ganti. Dia menyatakan keinginannya hanya dengan berbicara, tidak pernah berteriak."

2. Gary Neville (bek kanan)"Pemain muda saat ini seharusnya melihat bagaimana dia bermain. Bukan hanya dalam hal bertahan, tapi bagaimana melakukan overlap dan menyerang."

3. Ashley Cole (bek kiri)"Saya harus lempar koin antara Patrice Evra dan Ashley Cole. Evra bermain hebat, dia bagus saat menyerang dan gemar menyerang. Cole sama. Dia bek yang bagus saat posisi satu lawan satu.
Saya ingat di Piala Dunia (1998) kami melawan Ariel Ortega dari Argentina dan dia sangat tajam. Tapi, dia tidak pernah bisa lolos dari Cole. Evra tidak akan senang dengan pilihan saya, tapi tim saya tidak bisa semuanya pemain MU."

4. Sol Campbell (bek tengah)
Sol Campbell berduel dengan Carlos Tevez
"Slaven Bilic pemain hebat. Saya belajar banyak dari dia ketika di West Ham United. Tapi, mungkin duet terbaik saya di timnas Inggris adalah Sol Campbell. Dengan pemain tertentu, Anda tidak harus susah-susah latihan. Itu yang saya suka dari Campbell. Di masa jayanya, Anda tidak akan bisa melewati Campbell."

5. Nemanja Vidic (bek tengah)"Saat di Leeds United, Dominic Matteo pemain brilian meski sering diremehkan. John Terry pemain hebat lainnya. Tapi, saya harus memilih Vidic. Dia mungkin duet terhebat saya. Kami sepertinya tahu apa yang akan terjadi."

6. Cristiano Ronaldo (sayap kanan)
Cristiano Ronaldo
"David Beckham adalah pengumpan terbaik yang pernah bermain dengan saya. Kakinya seperti punya radar.
Tapi, saya harus pilih Ronaldo. Dia jelas dilahirkan dengan banyak talenta. Dia berlatih dengan keras. Datang pertama ke latihan, dan pulang terakhir. Jika Anda ingin membangun prototipe pemain sepakbola, pasti tidak akan jauh dari dia. Dia hanya sedikit tampan."

7. Ryan Giggs (sayap kiri)"Sejujurnya, hanya ada satu pemain, Ryan Giggs. Dia fenomenal. Dia pemain sayap kiri yang memiliki kecepatan, teknik, dan penguasaan bola luar biasa. Dia berkembang menjadi pemain yang sangat berbeda dari pemain sayap kiri lainnya."

8. Paul Scholes (gelandang tengah)"Ini posisi yang paling sulit dipilih. Saya harus meninggalkan Steven Gerrard dan Frank Lampard. Paul Scholes adalah pesepakbola favorit saya. Melihat dia bermain sangat indah."

9. Roy Keane (gelandang tengah)
Aksi Roy Keane di Turin
"Saya tidak bisa meninggalkan dia. Saya ingat saat latihan pertama bersama MU. Saya mendapat bola dari kiper dan mengumpan ke Gary Neville di kanan. Keane sangat marah dan mengatakan: 'Kamu mengumpan ke samping. Itu umpan yang sangat mudah. Kamu bukan di Leeds atau West Ham lagi.' Bersama dia, Anda harus berusaha melakukan sesuatu yang berbeda."

10. Wayne Rooney (striker)"Rooney akan marah jika tidak masuk tim saya. Dia bisa melakukan segalanya. Dia bisa bermain di antara dua striker, atau striker nomor 10, dan nomor 9. Dia punya pemahaman pertandingan yang luar biasa."

11. Ruud van Nistelrooy (striker)
Ruud van Nistelrooy
"Robbie Fowler dan Michael Owen pencetak gol yang brilian. Tapi, saya harus memilih Van Nistelrooy. Dia finisher yang luar biasa. Ketika mendapat bola, dia langsung menendangnya ke gawang, menggunakan samping kaki atau tendangan voli. Jika kami menang 1-0 dan dia tidak mencetak gol, dia tidak senang."


sumber
Readmore...

9 Tahun AC Milan Tak Pernah Menang Lawan Barcelona

0 komentar
 

AC Milan akan menghadapi Barcelona pada leg 1 semifinal Liga Champions, Rabu 20 Februari 2013 (Kamis dini hari WIB). Beberapa pihak lebih menggunggulkan Azulgrana di laga ini. Selain karena memiliki skuad yang lebih kompetitif, ternyata rekor pertemuan terakhir juga lebih memihak Blaugrana.

Menurut catatan situs resmi Barcelona, Milan tak pernah mengalahkan Barca dalam 9 tahun terakhir. Kali terakhir Rossoneri menaklukkan Barca terjadi pada 20 Oktober 2004 di babak penyisihan grup Liga Champions. Saat itu, gol tunggal pemain incaran Mitra Kukar, Andriy Shevchenko memastikan kemenangan Rossoneri dengan skor 1-0.

Setelah itu, kedua tim  kembali bertemu dalam 7 pertandingan. Hasilnya, Barca meraih 4 kemenangan dan 3 lainnya berakhir imbang.

Musim 2005-06, kedua tim bertemu di babak semifinal Liga Champions. Hasil 0-0 di Camp Nou sudah cukup mengantarkan Barca yang dilatih Frank Rijkaard melaju ke partai final. Sebelumnya, Alzugrana menundukkan Rossoneri 1-0 di Camp Nou berkat gol tunggal Ludovic Giuly.

Empat pertemuan selanjutnya terjadi di musim lalu. Di babak penyisihan grup, kedua tim bermain imbang 2-2 di Camp Nou. Setelah itu, Barca sanggup mengalahkan Milan 3-2 di San Siro.

Di babak perempat final, Barca kembali menunjukkan kedigdayaannya. Imbang 0-0 di San Siro, Barca meraih kemenangan 3-1 saat berlaga di Camp Nou sekaligus memastikan tiket ke semifinal.

Rekor 8 Pertemuan Terakhir AC Milan vs Barcelona
20-10-2004 AC Milan 1-0 Barcelona
02-11-2004 Barcelona 2-1 AC Milan
18-04-2006 AC Milan 0-1 Barcelona
26-04-2006 Barcelona 0-0 AC Milan
13-09-2011 Barcelona 2-2 AC Milan
23-11-2011 AC Milan 2-3 Barcelona
28-03-2012 AC Milan 0-0 Barcelona
03-04-2012 Barcelona 3-1 AC Milan


sumber
Readmore...

Terbukti Atur Skor Laga, Gelar Mantan Klub Drogba Dicabut

0 komentar
 

Bekas klub Didier Drogba, Shanghai Shenhua, tersandung skandal pengaturan pertandingan. Akibatnya, gelar jawara China Super League (CSL) 2003 yang diperoleh klub kaya raya ini dicabut oleh Federasi Sepakbola China (CFA).

Tak hanya itu, CFA juga menjatuhkan hukuman larangan seumur hidup bagi 33 orang yang terlibat dalam skandal ini. Seperti dilansir tribalfootball, Shenhua yang pernah diperkuat Drogba dan Nicolas Anelka telah terbukti mengatur skor dalam sebuah pertandingan saat melawan Shaanxi Guoli di musim 2003.

Tak hanya gelar yang dicabut. Shenhua juga didenda sebesar 120 ribu euro plus pengurangan 6 poin di musim 2013. "Ada pelanggaran terhadap regulasi CFA termasuk pengaturan pertandingan, memberi dan menerima suap serta perjudian," kata juru bicara komisi disiplin CFA.

Beruntung, tindakan tak sportif yang dilakukan Shenhua ini terjadi saat Drogba dan Anelka belum bergabung. Sebagai catatan, Drogba saat ini telah hengkang ke klb Turki, Galatasaray dan Anelka bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim dingin lalu.


sumber
Readmore...